Komandan Brimob Tegaskan Aparat TNI-Polri Terus Memburu KKB Papua

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Komandan Korps Brimob Polri Irjen Anang Revandoko memastikan aparat gabungan TNI dan Polri terus memburu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mendalangi serangkaian aksi teror penembakan terhadap warga sipil dan aparat keamanan di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

"Itu sudah pasti. Kita semua menginginkan Papua ini damai. Siapa pun yang melanggar hukum maka negara berkewajiban memberikan kepastian hukum. Kami semua aparat penegak hukum berkomitmen untuk itu," ujar Anang usai memimpin upacara pemberangkatan jenazah Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha di Aula Markas Komando Satuan Pelopor Brimob Batalyon B Polda Papua di Timika, Rabu, 28 April 2021.

Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha, anggota Resimen Pelopor Brimob Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi, gugur saat terjadi kontak tembak antara aparat gabungan TNI-Polri dengan KKB di sekitaran Markas Lumawi, Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Selasa pagi, 27 April.

Markas Lumawi diketahui menjadi tempat persembunyian gembong KKB Lekagak Telenggen yang sudah lama menjadi incaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang/DPO kepolisian.

Anang menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum sehingga siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum akan berhadapan dengan hukum.

Dalam kaitan dengan upaya penegakan hukum itu dan juga mewujudkan bahwa negara hadir di Tanah Papua, katanya, maka saat ini aparat gabungan TNI dan Polri terus melakukan penindakan terhadap KKB yang telah menebarkan teror, ancaman, pembunuhan dan berbagai tindak kekerasan lainnya di Tanah Papua.

Sementara itu situasi di wilayah Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, kini berangsur-angsur kembali pulih seperti sebelumnya.

Kepala Satuan Tugas Humas Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alqudusi mengatakan personel Humas dan Binmas Noken Ops Nemangkawi ikut memantau aktivitas warga yang mulai ramai mendatangi Pasar Ilaga.

Rencananya, warga setempat akan menggelar ritual adat bakar batu di Ilaga setelah aparat gabungan TNI-Polri berhasil menguasai situasi keamanan dan ketertiban di sekitaran Kota Ilaga yang selama ini terus diganggu dengan keberadaan KKB. (ant)