Komandan KKB Papua Wilayah Kosiwo Yapen Berikrar Kembali ke NKRI

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)/TPNPB wilayah Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, Noak Orarei alias Noki Orarei, menyerahkan diri dan sadar untuk bergabung kembali dengan pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Hari ini saudara Noak Orarei yang diantar oleh pihak keluarga hadir di tengah-tengah kita untuk menyatakan sikap untuk sadar kembali ke pangkuan NKRI yang selama ini terlibat dan bergabung dengan KKB TNPB Wilayah Saireri pimpinan Alm Rudi Orarei sejak tahun 2014," kata Kepala Polres Kepulauan Yapen AKBP Ferdiyan Indra Fahmi dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu malam, 17 Maret 2021.

Ferdiyan bersyukur karena Noak Orarei ingin menghentikan semua aktivitas perlawanan dan perjuangan melepaskan diri dari NKRI.

Tim Polres Kepulauan Yapen terus berupaya pendekatan secara kekeluargaan terhadap Noki Orarei dan rekan-rekannya yang lain serta memberikan pemahaman agar dapat kembali sebagai masyarakat dan kembali ke pangkuan NKRI ikut serta berperan dalam pembangunan.

"Dengan suka rela, tanpa ada paksaan, saudara Noak Orarei menyerahkan beberapa barang bukti berupa senjata, amunisi, yang selama ini digunakan untuk melakukan perlawanan terhadap dengan Pemerintah," ujarnya.

Noak Orarei menyatakan, dengan niat tulus berjanji atas atas keinginan sendiri untuk kembali sebagai warga negara Indonesia yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

Noak mengimbau teman-teman anggota KKB di seluruh Papua, terutama di Kabupaten Kepulauan Yapen, yang masih mendukung atau memperjuangkan Kemerdekaan Papua, agar segera mengikuti jejaknya bergabung dengan NKRI.

"Saya selama ini terbebani dengan situasi yang sulit selama ini, hari ini saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Yapen karena dapat diterima dengan baik dan diberikan bantuan untuk dapat memulai kembali kehidupan yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan anak istri dan keluarga saya," ujar Noak.

Noak Orarei secara simbolis menyerahkan barang bukti berupa 2 pucuk senjata rakitan laras pendek, 7 butir amunisi kaliber 5,56, 1 butir amunisi Kaliber 7,6, 7 butir amunisi kaliber 3,8, 1 buah bendera Bintang Kejora, 1 pasang pakaian loreng, 1 buah topi rimba loreng, yang diterima langsung oleh Ferdyan Indra Fahmi.

Setelah penyerahan barang-barang sebagai bukti telah kembali ke pangkuan NKRI, Noak Orarei mencium bendera Merah Putih serta diberikan tali asih dan bantuan sembako kepada keluarganya. (ant)