Kombes Hengki Bantah Ada Ricuh saat Pindahkan WN India ke Hotel

Siti Ruqoyah, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga Negara (WN) India yang sebelumnya diinapkan di Hotel Ibis Menteng, Jakarta Pusat akhirnya dipindahkan. Para WN India yang berjumlah 62 orang ini dipindahkan ke Hotel Holiday Inn Jakarta Barat.

Asst Director of Sales Ibis Jakarta Tamarin Gracia Vega Setiawan mengatakan, proses pemindahan para WN India ini dilakukan pada Jumat kemarin, 23 April 2021. Proses pemindahan ini pun berdasarkan keputusan Satgas COVID-19.

"Kemarin sudah ada proses evakuasi perpindahan dari hotel karena keputusan Satgas COVID-19 yang baru, juga keputusan dari Kementerian Kesehatan. Mereka akan dievakuasi semuanya ke Hotel Holiday In di Gadjah Mada (Jakarta Barat)," kata Vega, Sabtu 24 April 2021.

Menurut Vega, pemindahan WN India yang sebelumnya diinapkan selama kurang lebih tiga hari itu bertujuan untuk memperketat pengamanan bagi warga negara asing (WNA) yang masuk ke tanah air. Selain itu, juga untuk menghindari peningkatan COVID-19.

"Karena untuk memperketat bagi para warga negara asing yang masuk, terus bertambahnya dengan kasus harian di India, terus diambil keputusan tersebut. Dalam proses karantinanya juga yang semula hanya lima malam sekarang bertambah menjadi 14 hari," jelasnya.

Setelah proses pemindahan selesai dilakukan, pihak Hotel Ibis langsung melakukan sterilisasi demi menghindari penyebaran COVID-19 di hotel, apabila hasil tes terhadap WN India itu ada yang terpapar COVID-19.

"Kalau untuk prosesnya kami akan melakukan general cleaning, ya. Sepenuhnya di setiap kamar yang ditempati kami lakukan pengosongan kamar untuk beberapa hari ke depan," tambah Vega.

Sebelumnya, beredar informasi yang mengatakan, bahwa proses pemindahan WN India dari Hotel Ibis sempat diwarnai kericuhan. Namun, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan, bahwa tidak ada sama sekali kericuhan yang terjadi.

"Tidak ada kericuhan, semuanya berjalan aman terkendali," ungkap Hengki.