Komen Cabul Tragedi KRI Nanggala 402, Pemuda Nangis Dihukum Cambuk

Radhitya Andriansyah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ternyata bukan cuma oknum Polisi yang mengunggah komentar miring soal karamnya kapal selam KRI Nanggala 402. Seorang pemuda bernama Imam bahkan tega memberikan komentar berbau tak senonoh kepada korban awak kapal selam, di akun media sosial miliknya.

Dikutip VIVA Militer dari VIVA, akun Facebook bernama Imam Kurniawan menjadi sasaran hujatan para netizen. Imam menuliskan kalimat cabul yang ditunjukkan kepada para mendiang prajurit TNI Angkatan Laut, anak buah kapal (ABK) kapal KRI Nanggala 402 yang gugur di Selat Bali.

"Di saat kapal selam mu tenggelam, disitu istrimu ku," tulis Imam di akun Facebook pribadinya.

Usai perbuatan konyolnya itu, Imam pun diciduk petugas dan dibawa ke kanto Komando Rayon Militer (Koramil). Ternyata, ada hukuman yang diterima Imam gara-gara ulahnya itu.

Di dalam kantor Koramil, Imam diminta untuk bertelanjang dada. Setelah itu, Imam pun dimintai keterangan maksudnya mengunggah kalimat seperti itu di akun media sosialnya.

Imam bahkan sampai menangis dan meminta ampun, saat ia mendapat pecutan dari petugas. Pemandangan ini terlihat dalam video berdurasi 26 detik yang diunggah sebuah akun Instagram bernama @cetul222.

"Jangan pak, aduh pak, ampun pak. Saya enggak beneran pak, saya minta maaf pak, sumpah pak," kata Imam sambil menangis.

Miris memang melihat komentar Imam dan oknum Polisi yang diketahui bernama Ajun Inspektur Dua (Aipda) Fajar, yang tega mengunggah komentar tak etis justru saat situasi duka.