Komentar dua sejoli soal Malam Muda-mudi rawan mesum

MERDEKA.COM. Perayaan puncak HUT ke-486 DKI Jakarta yang diselenggarakan di Silang Monumen Nasional (Monas) dibanjiri puluhan ribu warga Jakarta. Semua elemen masyarakat tumpah ruah di sana untuk menikmati pesta akbar ibukota tersebut.

Tak sedikit anak-anak muda yang berdatangan untuk menyaksikan acara megah yang dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ini.

Jokowi juga menggagas konsep acara Muda-mudi di salah satu perayaan ini. Dengan maksud agar para pemuda dan pemudi Jakarta bisa ikut merasakan atmosfer Jakarta yang saat ini dibalut dengan kebudayaan Betawi yang sudah hampir ditinggalkan kaum muda.

Tak heran jika konsep malam muda-mudi ini menuai kontroversi. Pasalnya, yang ditakutkan adalah ketika acara rakyat ini malah digunakan warga khususnya muda mudi untuk melakukan praktik mesum.

Menurut Randi dan Shinta, pasangan muda ini mengaku tidak akan sampai berbuat mesum ketika datang di acara perayaan ulang tahun Jakarta.

"Lah, boro-boro mau mesum, ramenya aja kayak gini. Lagian juga kurang kerjaan banget Mas kalau ada pasangan yang berpacaran lalu ambil-ambil kesempatan buat gituan (mesum)," kata Randi saat ditemui di Monas, Sabtu (22/6).

Lain halnya dengan rombongan dengan atribut Kerabat Kotak (kumpulan penggemar Kotak Band) ini. Doni, salah satu dari mereka mengaku bahwa tidak mungkin akan adanya tindak mesum yang dilakukan oleh pasangan yang berpacaran di acara ini.

"Nggak mungkin, nggak mungkin. Saya rasa mereka yang pada pacaran yang pada datang ke sini juga pasti mikir lah. Kalo mau mesum ya di kamar jangan di tempat umum," ujar Doni sambil tertawa.

Rekan Doni, Tomo juga menimpali hal yang sama. Menurutnya acara yang diselenggarakan secara gratis ini berdampak munculnya pelecehan seksual pada pemudi.

"Kalau pasangan mesum nggak ada. Tapi rawan pelecehan iya mungkin ya. Ini dari sore sesaknya minta ampun mau jalan aja susah. Paling ada yang iseng waktu lagi antre jalan ada yang pegang-pegang badan cewek, kan nggak tahu juga ya, bisa aja kan," kata Tomo.

Acara Jakarta Night Festival yang dihelat dari Silang Monas hingga Bundaran HI berakhir pukul 23.00 WIB. Sejumlah sampah berserakan langsung dibersihkan petugas karena jalan yang sama akan digunakan untuk perlombaan lari 10 K, Minggu (23/6) pagi.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.