Komentar Keras Mantan Bos Tim F1: Valentino Rossi Harus Pensiun dari MotoGP, demi Kebaikan Sendiri

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta Mantan bos tim F1 Renault asal Italia, Flavio Briatore, melontarkan pernyataan keras untuk Valentino Rossi. Ia mendesak Rossi segera pensiun demi kebaikannya sendiri.

Flavio Briatore dikenal bertangan dingin di F1. Faktanya, selama bertahun-tahun di F1, pria Italia tersebut telah membaptis beberapa juara, khususnya Michael Schumacher dan Fernando Alonso. Di bawah arahannya, mereka masing-masing telah memenangkan dua gelar juara dunia F1.

Saat wawancara dengan Radio Radio, mantan kepala tim Renault itu memberikan komentar lugas kepada Valentino Rossi, yang masih akan membalap pada MotoGP musim depan, bersama tim satelit Petronas Yamaha SRT.

The Doctor akan menginjak usia 42 tahun pada tahun depan. Prestasinya pada MotoGP 2020 juga jauh dari mengesankan, hanya finis di peringkat ke-15, dengan raihan 66 poin.

Rossi juga lima kali gagal finis sepanjang MotoGP 2020, plus cuma sekali naik podium. Ini menjadi pencapaian terburuk pria Italia itu sepanjang berkiprah di MotoGP.

"Saya ingin memberikan saran kepada Valentino Rossi. Menurut saya akan lebih baik jika dia berhenti karena kami ingin mengingatnya sebagai juara yang hebat," kata Briatore, seperti dilansir Tuttomoriweb, Rabu (16/12/2020).

"Anda tidak bisa terus membalap jika bahkan tidak punya kendaraan yang kompetitif. Selain itu, usia pada akhirnya juga jadi masalah," imbuh Briatore.

Bandingkan Rossi dengan Ibrahimovic

Valentino Rossi kesulitan bersaing di kualifikasi MotoGP Styria (Joe Klamar/AFP)
Valentino Rossi kesulitan bersaing di kualifikasi MotoGP Styria (Joe Klamar/AFP)

Briatore membandingkan Rossi dengan pesepak bola asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic. Zlatan juga masih berkiprah di kompetisi elite Serie A bersama AC Milan, meskipun sudah berusia 39 tahun.

Menurut Briatore, situasi Rossi dan Ibra berbeda. "Kasus Ibrahimovic itu khusus, karena dia menjalani kehidupan yang sepenuhnya didedikasikan untuk olahraga," ujar Briatore.

"Ibra tidak pernah gagal. Tetapi, ada perbedaan mendapat tendangan di engkel dan melaju di kecepatan 300 km/jam dan gagal membelok karena terjatuh," imbuh dia.

Selain membukukan pencapaian terburuk di MotoGP 2020, Rossi juga sempat terpapar Covid-19 dan mengalami beberapa masalah teknis.

Sumber: Tuttomoriweb

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini