Komentar Keras Muslim Uighur dan Terbuangnya Mesut Oezil di Arsenal

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVA – Masa depan gelandang Arsenal, Mesut Oezil tengah dalam sorotan. Pemain berpaspor Jerman ini sudah tak dimainkan The Gunners sejak Maret 2020 silam.

Oezil tak masuk dalam skuad Arsenal di Premier League musim 2020/21 ini. Nama pemain 32 tahun ini juga tak terdaftar di Liga Europa.

Hingga kini, tak jelas alasan pasti manajer Arsenal, Mikel Arteta mencoret Oezil. Dia hanya menyebut pencoretan ini murni alasan taktik. Padahal, permainan Oezil tak jelek-jelek amat. Meski mulai menurun, dia masih bisa memberikan kontribusi untuk The Gunners.

Spekulasi pun menyebut, jika tercoretnya Oezil ada kaitannya dengan kritikan keras sang pemain soal muslim Uighur pada Desember 2019 silam. Dia dengan lantang mengkritisi sikap Pemerintah China terhadap Muslim Uighur di kawasan Xianjiang.

"(Di China) Alquran dibakar, masjid-masjid ditutup, sekolah Islam dilarang, ulama dan intelektual Muslim dibunuh satu per satu. Namun sudah pun demikian, orang-orang Muslim kenapa diam saja," tulis Oezil di akun Twitter dan Instagram.

Baca juga: Mesut Oezil Lantang Bersuara saat Islam Diinjak-injak

Keberanian Oezil ini menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang mendukungnya namun ada juga yang menyesalkan sikap mantan pemain Real Madrid tersebut. Pemerintah China sampai memboikot pertandingan Arsenal karena sikap Oezil.

Tak lama setelah pernyataan Oezil tersebut, Arsenal sempat memberikan pernyataan. Intinya, mereka tak mau melibatkan diri dalam politik dan menyesalkan sikap Oezil.

"Mengenai komentar yang dibuat Mesut Oezil di media sosial, Arsenal harus membuat pernyataan yang jelas. Konten yang dipublikasikan adalah pendapat pribadi Oezil. Sebagai klub sepakbola, Arsenal selalu berpegang pada prinsip tidak melibatkan diri pada politik," demikian bunyi pernyataan Arsenal.

Belakangan, Arteta mulai melunak. Dia berjanji akan memberikan kesempatan kedua untuk Oezil.

Baca juga: Arteta Beri Sinyal Kembali Mainkan Mesut Oezil

Oezil masih bisa berpeluang tampil di Januari 2021 mendatang. Arsenal masih bisa mengubah daftar pemain untuk Premier League dan Liga Europa. Itu pun dengan catatan, Oezil tak dijual di bursa transfer musim dingin nanti.