Komentar Sadis Solskjaer soal Gaji Selangit Pemain MU dan Jadwal Padat

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, meminta para pemainnya tak cengeng dan banyak merengek menyusul jadwal padat yang mereka hadapi. Pasalnya, penggawa Setan Merah sudah dibayar mahal.

Musim ini, MU masih berpeluang untuk meraih tiga trofi dalam semusim. Sebab, Setan Merah masih berkompetisi di Piala FA, Liga Europa, dan Premier League.

Kondisi tersebut memaksa penggawa MU untuk bekerja ekstra keras karena jadwal yang mereka jalani sangatlah padat. Dengan adanya pandemi virus corona COVID-19, otoritas sepakbola setempat terpaksa menyesuaikan jadwal agar bisa selesai tepat waktu.

Para pemain harus menjalani pertandingan tiap 3-4 hari sekali. Padahal, idealnya maksimal hanya dua kali dalam sepekan.

Situasi inilah yang membuat fisik pemain cepat menurun hingga berujung cedera akibat kelelahan. Kendati demikian, Solskjaer tak mau melihat pemainnya mengeluh.

Alasannya jelas. Penggawa MU sudah diberikan gaji selangit agar selalu siap membela timnya.

Tengok saja gaji yang diterima David de Gea yang mencapai £375 ribu per pekan. Belum lagi Paul Pogba (£290 ribu), Anthony Martial (£250 ribu), juga Edinson Cavani dan Marcus Rashford (£200 ribu).

Setidaknya ada 14 pemain di tim utama yang mendapat gaji di atas £100 ribu atau lebih per pekan. Dari situ, manajer asal Norwegia menuntut profesionalitas anak-anak asuhnya karena mereka sudah dibayar mahal.

"Tentu saja itu bisa dibilang kejam dan kami menuntut tampil baik di tiap pertandingan dan mendapatkan hak untuk menang," kata Solskjaer dikutip The Sun.

"Tiap laga di Premier League sangat diminati dan itulah mengapa para pemain dibayar mahal hanya untuk tampil setiap saat mereka diminta. Kami menuntut ketajaman dan sikap yang baik di tiap laga," jelasnya.