Komentar Trump dan RUU Uighur membuat pesimistis keberhasilan kesepakatan perdagangan AS-China

Oleh David Brunnstrom dan Se Young Lee

Washington/Beijing (Reuters) - Komentar Presiden AS Donald Trump bahwa perjanjian perdagangan dengan China mungkin harus menunggu sampai akhir 2020 menimbulkan keraguan baru tentang kapan sengketa kedua negara itu akan berakhir, sementara RUU DPR AS yang menargetkan kamp-kamp untuk Muslim di Xinjiang memicu kemarahan Beijing.

"Dalam beberapa hal, saya menyukai gagasan menunggu sampai setelah pemilihan untuk kesepakatan China. Tetapi mereka ingin membuat kesepakatan sekarang, dan kita akan melihat apakah kesepakatan itu benar," kata Trump kepada wartawan di London, Selasa, memicu penurunan tajam dalam saham dan pelarian ke obligasi pemerintah.

Persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat AS atas undang-undang yang mewajibkan pemerintah Trump untuk memperkuat tanggapannya terhadap tindakan keras China terhadap Muslim Uighur di wilayah barat Xinjiang dapat menyebabkan kemunduran dalam negosiasi perdagangan.

RUU Uighur, yang disahkan 407-1 di DPR yang diawasi Demokrat, mengharuskan Presiden AS untuk mengutuk pelanggaran terhadap Muslim dan menyerukan penutupan kamp-kamp penahanan massal di Xinjiang. Ini memungkinkan Trump untuk menjatuhkan sanksi untuk pertama kalinya pada anggota politbiro kuat China, Sekretaris Partai Komunis Xinjiang, Chen Quanguo.

Beijing menyebut RUU itu sebagai serangan jahat terhadap China, menuntut Amerika Serikat agar tidak menjadi undang-undang dan mengatakan akan bertindak untuk membela kepentingannya sebagaimana diperlukan.

Seseorang yang akrab dengan sikap pemerintah China pada negosiasi perdagangan mengatakan kepada Reuters, kesepakatan perdagangan fase satu bisa menjadi bahaya jika RUU DPR tentang Uighur menjadi hukum.

Negosiator untuk kedua negara terus bekerja pada apa yang disebut kesepakatan perdagangan fase satu, tetapi sumber-sumber yang akrab dengan pembicaraan mengatakan Beijing dan Washington masih berselisih mengenai rincian termasuk apakah tarif AS yang ada pada barang-barang China akan dihapus dan berapa banyak tambahan produk pertanian AS yang akan dibeli China.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan kepada CNBC, Selasa, bahwa negosiasi perdagangan tingkat staf dengan China terus berlanjut tetapi tidak ada jadwal pembicaraan perdagangan tingkat tinggi. Tarif yang rencananya untuk sisa impor China akan berlaku pada 15 Desember, jika tidak ada kemajuan signifikan dalam pembicaraan atau kesepakatan, katanya.

RUU Uighur masih harus disetujui oleh Senat yang dikontrol Republik sebelum dikirim ke Trump. Gedung Putih belum mengatakan apakah Trump akan menandatangani atau memveto RUU tersebut, berisi ketentuan yang memungkinkan presiden untuk melepaskan sanksi jika ia menentukan bahwa itu untuk kepentingan nasional.