Komet Akbar vs Bourdonnaye, laga penentu di Paralimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Komet Akbar bakal melakoni pertandingan penentuan melawan Prancis Gilles de la Bourdonnaye (Prancis) pada babak penyisihan Grup A kelas 10 cabang olahraga para-tenis meja Paralimpiade Tokyo di meja dua Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat pukul 11:00 WIB.

Keduanya akan bersaing memperebutkan posisi runner-up Grup A setelah sama-sama menelan kekalahan pada laga pertama melawan atlet Polandia yang juga unggulan pertama Patryk Chojnowski.

Komet Akbar kalah dari Chojnowski dengan skor 0-3 (5-11, 7-11, 6-11) di meja 3 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu (25/8). Satu hari setelahnya di meja dua, giliran Bourdonnaye takluk dari wakil Polandia tersebut dengan skor 1-3 (6-11, 8-11, 11-8, 4-11).

Baca juga: Komet Akbar menelan kekalahan pertama di Paralimpiade Tokyo

Dengan hasil ini, Chojnowski kokoh di puncak klasemen Grup A kelas 10 sekaligus memastikan tiket perempat final Paralimpiade Tokyo.

Sementara Komet dan Bourdonnaye harus bersaing memperebutkan satu tempat untuk bisa melaju ke babak delapan besar, hari ini.

Berdasarkan laman resmi ITTF Para Tenis Meja, ini merupakan pertemuan pertama sepanjang karier kedua atlet tersebut.

Baca juga: Drawing fase grup Komet Akbar dan Adyos Aston kurang menguntungkan

Secara peringkat, Komet yang berada di urutan 21 dunia hadir sebagai underdog atau tak diunggulkan dari lawan yang berada di posisi 11 dunia.

Meski demikian, Komet tetap berpeluang untuk bisa memenangi pertandingan tersebut. Motivasinya untuk bisa meraih kemenangan pertama sangat besar mengingat kompatriotnya David Jacobs telah lebih dulu memastikan tiket perempat final.

Bayu Widhie Hapsara Purba selaku pelatih para-tenis meja berharap Komet dapat memberikan penampilan terbaiknya pada pertandingan, hari ini.

"Saya berharap bagi Komet untuk pertandingan selanjutnya harus percaya diri bermain dan jangan tegang," kata Bayu usai Komet melakoni laga pertama, Rabu lalu.

Baca juga: Komet dan Adyos diharapkan tampil lebih "pede" pada laga kedua
Baca juga: Jadwal Indonesia 27 Agustus: Menanti medali kedua Paralimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel