Kominfo ajak kolaborasi untuk promosikan Presidensi G20

·Bacaan 2 menit

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengaharapkan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk mempromosikan Presidensi G20 Indonesia kepada publik.

"Kita harus melanjutkan kerja kolaboratif kita untuk mengedukasi, memberi informasi serta mempromosikan G20 kepada publik," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, saat acara virtual Courtesy Briefing “Welcoming Indonesia’s G20 in 2022”, Jumat malam.

Dengan kolaborasi, diharapkan komunitas internasional juga tertarik dengan Presidensi G20 Indonesia.

Indonesia terpilih menjadi Presidensi G20 untuk tahun depan, serah terima Presidensi G20 dari Italia ke Indonesia berlangsung pada akhir Oktober lalu saat Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Roma.

Dalam Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah menargetkan ingin memberikan solusi kepada masyarakat dunia terkait pemulihan secara keseluruhan pascapandemi.

Indonesia ingin mengedepankan solusi dengan memanfaatkan sarana digital, energi, hingga pengelolaan finansial yang lebih baik bagi seluruh negara di dunia agar bisa bertumbuh bersama setelah pandemi COVID-19 terkendali.

Kementerian Komunikasi dan Informatika ditunjuk mengorkestrasi komunikasi serta isu- isu yang akan dibahas di G20. Selain itu, Kominfo juga sedang menyiapkan dukungan berupa infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi untuk penyelenggaraan G20 di Indonesia.

Panitia penyelenggara acara G20, yang berasal dari kementerian dan lembaga, merancang 118 rapat. Aspek susbtansi Presidensi G20 berkaitan dengan Sherpa Track, Finance Track, Working Group dan Engagement Group.

Rangkaian rapat itu akan diadakan di sekitar 17 kota di Indonesia. Oleh karena itu, Kominfo menyiapkan infrastruktur TIK dengan menyediakan jaringan 4G dan 5G.

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Kominfo, berencana menyiapkan bandwidth sekitar 20GBps untuk rangkaian acara G20.

BAKTI berkolaborasi dengan mitra, operator seluler dan penyelenggara telekomunikasi untuk menyiapkan bandwidth tersebut dan untuk memastikan sinyal jaringan Wi-Fi lancar di lebih dari 100 lokasi kegiatan selama penyelenggaraan KTT G20.

Baca juga: Kominfo siapkan infrastruktur TIK untuk Presidensi G20

Baca juga: Kominfo pastikan pembangunan BTS tuntas tahun 2022 di wilayah 3T

Baca juga: Menkominfo minta BTS masuk di tata ruang daerah, cegah blank spot baru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel