Kominfo Bersih-bersih Pembocor Data 279 Juta Pendukuk Indonesia

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam proses memblokir Raid Forums karena dianggap sebagai platform yang banyak menyebarkan konten pelanggaran perundang-undangan di Indonesia.

Langkah ini adalah buntut dari adanya kebocoran data milik 279 juta penduduk Indonesia yang diduga dari BPJS Kesehatan.

Website tersebut, termasuk akun bernama Kotz, sebagai penjual data prbadi sedang dilakukan proses pemblokiran. Kotz menjual 279 juta data pribadi penduduk Indonesia dengan nominal US$6 ribu atau Rp86 juta.

Langkah selanjutnya adalah tautan untuk mengunduh data pribadi, seperti bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com, yang ke semuanya sudah diblokir.

"Kami telah mengidentifikasi jumlah data pribadi yang lebih besar dan memperluas investigasi terhadap sekitar 1 juta data yang diklaim sebagai data sampel oleh penjual," kata Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi, Sabtu, 22 Mei 2021.

Dari hasil investigasi secara acak terhadap sekitar 1 juta data tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) perlu melakukan investigasi lebih mendalam bersama dengan BPJS Kesehatan.

Sesuai dengan amanat PP 71 Tahun 2019, Kominfo telah melakukan pemanggilan terhadap direksi BPJS Kesehatan pada Jumat, 21 Mei kemarin, sebagai pengelola data pribadi yang diduga bocor untuk proses investigasi secara lebih mendalam.

Hasilnya BPJS Kesehatan akan segera memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor. Lalu, investigasi yang dilakukan oleh tim internal BPJS Kesehatan akan selalu dikoordinasikan dengan Kominfo dan BSSN. Langkah-langkah pengamanan data akan dilakukan BPJS Kesehatan untuk memitigasi risiko kebocoran data pribadi yang lebih luas.