Kominfo buka pelatihan bidang tekfin

Kementerian Komunikasi dan Informatika membuka pelatihan untuk pelaku bidang teknologi finansial (tekfin) agar bisa mengembangkan usaha.

"Kami menyambut baik kerja sama antara Digital Entrepreneurship Kominfo dengan 10 x 1.000 Tech for Inclusion untuk melatih pemimpin tekfin, ahli tekfin dan pegiat tekfin di Indonesia," kata Kepala Sub Kelompok Kerja Digital Entrepreneurship Academy, Kominfo, Riza Azmi, saat webinar peluncuran program tersebut, Selasa.

Pelatihan bernama 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex dibuka untuk pelaku wirausaha yang sudah menjalankan bisnisnya paling sedikit tiga tahun dan profesional bidang teknologi finansial atau ekonomi digital, minimal selama tiga tahun.

Baca juga: Menkominfo angkat tujuh komisioner baru KIP

Pendaftaran program ini bisa dilakukan di situs resmi Kominfo untuk Digital Talent. Pelatihan ini akan berlangsung dalam bahasa Inggris selama 3 minggu.

Riza mengatakan program pelatihan ini sesuai untuk pelaku perusahaan rintisan dan wirausahawan dalam bidang layanan keuangan.

10 x 1.000 Tech for Inclusion adalah inisiatif filantropi dari International Finance Corporation (IFC), anggota Grup Bank Dunia, dan Alipay sejak 2018. Lembaga tersebut bertujuan mendorong perkembangan tekfin secara global dengan memberikan pelatihan pada pelaku tekfin yang sedang berkembang.

Inisiatif ini menargetkan melatih 1.000 orang setiap tahun selama 10 tahun ke depan.

Di Indonesia, pelatihan akan dimulai pada pertengahan tahun ini dengan target 1.000 peserta hingga akhir tahun ini.

Selama tiga minggu pelatihan berlangsung, peserta akan mengikuti tiga modul yang sudah disiapkan, masing-masing bertema pola pikir (mindset), pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skills).

Dikutip dari situs resmi Digitalent Kominfo, pendaftaran 10 x 1.000 Fintech Foundation Program Flex dibuka mulai 22 April sampai 30 Mei. Kementerian berencana mengadakan enam gelombang (batch) pelatihan untuk tahun ini.

Gelombang pertama pertama pelatihan mulai bulan Juni, gelombang kedua Juli dan gelombang ketiga Agustus. Gelombang keempat dijadwalkan berlangsung pada September, kelima pada Oktober dan gelombang terakhir pada November.

Baca juga: Pemerintah minta lokapasar prioritaskan produk UMKM lokal

Baca juga: Pemerintah tegaskan komitmen bangun infrastruktur telekomunikasi

Baca juga: Kominfo buka beasiswa S2 dalam negeri untuk umum dan PNS

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel