Kominfo Dorong Asuransi Pakai Teknologi Digital

Krisna Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani mendukung upaya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pertumbuhan pasar asuransi di Indonesia.

Menurut Semuel, tingkat digitalisasi pada asuransi masih kalah dibandingkan dengan hal lain di sektor keuangan. Untuk itu, inovasi teknologi yang dihadirkan perusahaan insurance technology dapat menggairahkan pasar asuransi dalam negeri.

"Sekarang kita tahu juga, saat ini persentase orang Indonesia terhadap asuransi itu masih kecil. Artinya masih banyak peluang yang digarap dengan adanya alternatif ini," ujarnya di Jakarta, Kamis 4 Februari 2021.???????

Semuel melanjutkan, melalui pemanfaatan teknologi itu diharapkan juga dapat membuat tingkat literasi masyarakat terhadap asuransi semakin meningkat yang dampaknya juga akan terasa bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

"Ini adalah satu inovasi yang perlu kami dorong. Ini juga memperkaya ekosistem pembangunan ekonomi digital Indonesia. Kita membutuhkan banyak ekosistem supaya ekonomi digital kita bisa lebih lengkap," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Bisnis Syariah BRI Life, Anik Hidayati mengatakan bahwa target premi pada tahun lalu tidak tercapai akibat ada sektor yang terkena dampak pandemi. Meski demikian, ia optimistis tahun ini bisa berhasil berkat adanya penerapan teknologi digital.

“Manajemen sangat yakin, target premi perusahaan yang telah ditetapkan di 2021 akan dapat dicapai oleh tim sales lebih cepat, ditunjang kolaborasi dengan produk aplikasi digital guna menunjang kemudahan sales dalam menjual produk,” ungkapnya saat membuka acara Virtual Sales Kick Off 2021.

Anik menjelaskan, sektor yang terdampak pada tahun lalu adalah biisnis Asuransi Jiwa Kredit. Tetapi berkat kerja keras bersama, pencapaian tersebut bisa ditutup melalui bisnis Bancassurance yang meningkat dari target Rp1,4 triliun tercapai Rp1,7 triliun di tahun 2021.

Terkait Sales Target 2021 PT Asuransi BRI Life, manajemen telah menetapkan yakni pencapaian Premi sebesar Rp5,57 triliun, Fee Based Income senilai Rp520,7 miliar dan Premi Lanjutan sebesar Rp1,47 triliun.

“Kami yakin target sales 2021 ini akan dapat dicapai melalui kerja keras semua bagian dan support dari semua pihak, sehingga target tersebut dapat dicapai pada bulan September 2021 mendatang dan akan melampauinya hingga akhir tahun 2021,” kata Direktur Utama BRI Life, Iwan Pasila.