Kominfo latih 3000 Kartini Masa Kini lewat program wirausaha digital

·Bacaan 2 menit

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam perayaan Hari Kartini 2022 secara khusus menghadirkan program pelatihan kepada 3000 Kartini masa kini yang terdiri dari wanita pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa menjadi wirausaha digital yang andal.

Acara itu bertajuk "Women in Digital Entrepreneurship" (WiDE) yang menjadi kegiatan rutin tahunan sejak 2021 dan merupakan bagian dari program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang digagas oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo.

"Ini untuk meningkatkan kapasitas perempuan sebagai wirausaha dengan mengajarkan pemanfaatan layanan digital dengan materi seperti perencanaan keuangan digital, pemasaran digital, ekspor melalui aplikasi, hingga pengelolaan bisnis secara efisien dari rumah," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto dalam acara hybrid yang diselenggarakan dari Tangerang, Kamis.

Baca juga: Perbedaan "genderless fashion" dan "androgynous fashion" menurut pakar

Menurut Budi, jumlah peserta yang ikuti dalam acara WiDE 2022 meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menunjukkan artinya minat perempuan di Indonesia semakin tinggi untuk bisa berkontribusi tidak hanya bagi perekonomian lokal tapi juga nasional.

Dengan tingginya antusias para Kartini Masa Kini itu diharapkan daya saing antara perempuan dan pria di dunia bisnis digital bisa setara dan menghilangkan kesenjangan.

Ada pun Harry menyampaikan tujuan lainnya diselenggarakan pelatihan ini bisa mendorong usaha yang dikembangkan para wanita Indonesia bisa mendapatkan akses permodalan yang lebih baik lewat pengajaran pengaturan keuangan digital.

Lalu program ini juga mendorong semakin banyak wanita untuk mau terjun berwirausaha dan bisa berkontribusi menumbuhkan ekonomi nasional.

Serta yang terakhir pelatihan bagi para wanita wirausaha itu pun diharapkan dapat menjadi bukti konkret dari tiga isu prioritas penting yang dibawa Indonesia dalam Presidensi G20 dan bisa menjadi contoh yang diikuti negara lainnya.

"Pelatihan ini memang kita siapkan agar para perempuan di Indonesia bisa berdaya, memiliki kompetensi digital, memasuki ruang digital, dan bisa bersaing dengan para pebisnis di pasar global,"tegas Harry.

Adapun materi WiDE yang diajarkan kepada para Kartini masa kini untuk mengembangkan usaha disampaikan secara daring dan dapat disaksikan lewat kanal YouTube Kemkominfo TV.

Baca juga: Ruang digital aman penting guna cegah kekerasan berbasis gender online

Baca juga: Kominfo ajak generasi muda jaga ruang digital

Baca juga: Kominfo kembangkan penguatan keterampilan digital perempuan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel