Kominfo: Operator Seluler Terus Bekerja di Daerah Bencana NTT

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo bersama seluruh operator seluler sedang melakukan pemantauan dan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya pemulihan layanan terhadap site seluler yang masih down sehingga dapat berfungsi kembali secara normal meskipun jaringan listrik belum kembali tersedia," ujar Menkominfo Johnny G Plate, Senin, 5 April 2021.

Baca: Kominfo Rampungkan 5 Rancangan Peraturan Menteri untuk Postelsiar

Menurutnya, operator seluler tengah berupaya keras untuk kembali mengaktifkan sebagian base-transceiver station (BTS) yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Ia juga mengaku telah melakukan monitoring infrastruktur dan layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana, di Kabupaten Malaka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang yang berada di Provinsi NTT, serta Kabupaten Bima yang berada di Provinsi NTB.

Bencana banjir di Kabupaten Malaka terjadi sejak Jumat, 2 April lalu. Banjir bandang dan longsor menimpa wilayah Kabupaten Bima keesokan hari, tepatnya pada pukul 15.00 WITA.

Kemudian, pada Minggu, 4 April 2021, bencana serupa juga menimpa wilayah Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang pada 01.00 WITA.

Kejadian itu mengakibatkan aliran listrik terputus sehingga menyebabkan beberapa site BTS seluler mengalami down service dan tidak bisa berfungsi. Hasil monitoring operator seluler sampai dengan Senin hari ini pukul 11.00 WIB ada 98 site yang terdampak dari 2.638 site eksisting di Provinsi NTT.

Di Kabupaten Bima ada sekitar 4 site yang terdampak dari 663 site eksisting. “Sedangkan, 6 site BTS Universial Service Obligation (USO) yang berada di Kabupaten Lembata tidak terdampak oleh bencana tersebut dan harapannya akan tetap terus demikian,” tuturnya.

Operator seluler juga telah menyediakan Mobile Backup Power (MBP) atau genset untuk menyambungkan kembali site BTS yang terdampak sebagai langkah alternatif agar layanan bagi pelanggan tetap bisa terjaga.

"Beberapa daerah yang terkena bencana juga mengalami fiber-optic cut (FO Cut). Namun, layanan telah kembali normal karena sudah dilakukan penyambungan kembali," jelas Johnny.