Komisaris Persib Umuh Muchtar Sebut Shopee Liga 1 Paling Aman Digelar Oktober 2020

Bola.com, Jakarta - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menyampaikan pendapatnya terkait waktu yang tepat untuk kembali melanjutkan Shopee Liga 1 2020. Menurutnya, kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air itu paling pas diputar lagi pada bulan ke-10.

Seperti diketahui, PSSI telah memutuskan untuk kembali melanjutkan Liga 1 musim ini pada September atau Oktober mendatang setelah sebelumnya vakum akibat wabah virus corona. Namun, sampai sekarang, belum diputuskan jadwal pastinya.

"Idealnya Oktober ya itu mungkin agak aman, pemain pelatih lengkap. Kalau September mulai tapi latihan mulai Juli, satu bulan setengah menurut saya enggak ada masalah," ujar Umuh.

"Kalau semua siap, yang lain juga kenapa tidak, kalau semua sudah datang, yang lain latihan sama. Satu bulan atau dua bulan latihan, saya rasa enggak masalah," katanya menambahkan.

Jika sudah ada kepastian jadwal, Persib dikatakan Umuh berencana mengumpulkan pemain. Terlebih, pasukan Robert Rene Alberts itu saat ini masih berada di kediaman masing-masing.

"Kalau sudah oke, ya sudah bisa semua. Kami juga harus kumpulkan pemain, seperti yang di Brasil agak susah juga. Kalau Nick Kuipers ada di sini. Kalau sampai mereka belum datang agak masalah. Apalagi di Brasil agak gawat," tuturnya.

"Tapi kalau semua oke bisa berjalan termasuk pesawat dari luar negeri, mungkin ya, kenapa tidak. Saya rasa lebih cepat lebih bagus karena ini hiburan masyarakat. Masyarakat pun sudah sangat menunggu, apalagi Persib lagi top-topnya," imbuh Umuh.

Sebelum kompetisi vakum, performa Persib memang sedang berkilau. Tim kesayangan Bobotoh itu sukses meraih kemenangan di tiga laga yang dimainkan, dan kini menempati posisi puncak klasemen Liga 1 dengan mengantongi sembilan angka.

Berharap Ada Penonton

Viking Persib Club. (Bola.com/Erwin Snaz)

Disinggung kemungkinan tanpa penonton, Umuh Muchtar menyebutkan hal itu lebih baik dipertimbangkan dan diperhitungkan karena semua klub butuh pemasukan, satu di antaranya dari tiket pertandingan.

"Banyak klub yang juga mengharapkan hasil dari tiket. Itu sangat membantu dan Persib pun mengharapkan seperti itu. Tapi, kalau PSSI memutuskan harus tanpa penonton, ya apa boleh buat, ikuti saja dulu. Mudah-mudahan September atau Oktober aman dengan ada penonton," ucap Umuh.

Menurut Komisaris Persib Bandung itu, bisa saja setiap pertandingan dengan penonton, tapi harus dibatasi dan pihak panpel memberi tanda kursi stadion yang tidak boleh diduduki sehingga tetap menjalankan social distancing.

"Jadi ada jarak. Itu lebih aman. Kelihatan kalau ada orang yang duduk di kursi yang ditandai silang patut dicurigai itu penonton yang masuk tanpa tiket. Pihak keamanan pun harus berani mengeluarkan jika menemukan penonton yang tanpa tiket," tegas Umuh mengakhiri.

Video