Komisaris ungkap sejumlah "PR" jajaran direksi baru PT BIJB

·Bacaan 2 menit

Komisaris PT Bandarudara Internasional Jawa Barat atau PT BIJB (Perseroda) Yayat Hidayat menungkapkan sejumlah "pekerjaan rumah atau PR" yang harus dituntaskan oleh jajaran direksi baru yang baru diresmikan melalui RUPS Luar Biasa.

"Ada sejumlah pekerjaan rumah atau 'PR' yang sudah menanti dan harus dituntaskan oleh jajaran direksi baru PT BIJB dan saya menilai selama ini manajemen sudah kompak dan siap," kata Yayat Hidayat ketika dihubungi melalui telepon, Jumat.

Pemprov Jabar, kata Yayat, menugaskan atau memberikan sejumlah pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh manajemen baru bandara yang berada di Kawasan Kertajati, Kabupaten Majalengka tersebut.

"Salah satu tugas pemegang saham kepada jajaran direksi baru ialah mewujudkan strategi cost leadership. Jadi itu adalah meningkatkan pendapatan dan sisi lain melakukan efisiensi atau menurunkan tingkat biaya operasional atau pengeluaran," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, tugas atau "pekerjaan rumah" untuk jajaran direksi ialah pengembangan bisnis bandara seperti pembangun cargo village, menjadikan bandara sebagai bengkel perawatan pesawat atau maintenance, repair and overhaul (MRO) dan pembangunan hotel bintang.

"Dan mudah-mudahan Oktober rencana pembangunan hotel bintang ini akan terjadi PKS (perjanjian kerja sama) antara PT BIJB dengan Jaswita," kata dia.

"Sedangkan untuk MRO, ada pembicaraan itu bukan hanya mengelolaa pesawat TNI tapi juga dari BNPB," lanjut dia.

Sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bandarudara Internasional Jawa Barat atau PT BIJB (Perseroda) resmi mengangkat Muhammad Singgih sebagai Direktur Utama PT BIJB menggantikan Salahudin Rafi.

Muhammad Singgih bukanlah sosok baru di PT BIJB, sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur PT BIJB.

Dalam RPUS PT BIJB juga memutuskan untuk memberhentikan Ibut Astono, sebagai Direktur Operasional dan Pengembangan Bisnis PT BIJB Periode Tahun 2020-2021.

Kemudian memberhentikan M Arifin Soedjayana selaku Komisaris Utama PT BIJB, dan Armand Hermawan selaku Komisaris PT BIJB serta mengangkat Dr H Yayat Hidayat menjadi Komisaris PT BIJB.

Baca juga: Pemerintah dorong penyelesaian pembebasan lahan Tol Cisumdawu

Baca juga: Pembangunan tol akses Bandara Kertajati capai 95 persen


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel