Komisi III Apresiasi Penetapan Tersangka Mafia Minyak Goreng oleh Kejagung

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen PLN Kemendag) berinisial IWW sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil atau CPO atau minyak goreng.

Dalam keterangannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut bahwa tindakan IWW ini mengakibatkan kerugian perekonomian negara karena menyebabkan kemahalan dan kelangkaan harga minyak goreng.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Jaksa Agung dan seluruh jajarannya yang terang benderang menbuka siapa pihak di balik kelangkaan dan kemahalan minyak goreng yang belakangan ini terjadi. Sangat menyedihkan dan membuat miris, karena ternyata pelakunya adalah orang di Kementerian Perdagangan itu sendiri yang tindakannya justru merugikan rakyat. Mereka adalah mafia dan oknum yang sebenarnya. Karenanya kami mengapresiasi keberanian dari Kejagung untuk mengungkap kasus ini," ujar Sahroni dalam keterangannya, Selasa (19/4).

Selanjutnya, Sahroni menyebut bahwa dengan adanya pengungkapan ini, maka hal ini bisa menjadi peringatan pada mafia minyak goreng lainnya agar tidak melakukan hal serupa.

"Kini, kita jadi tahu siapa saja mafia minyak goreng yang sangat merugikan rakyat. Semoga ini menjadi peringatan buat mafia lainnya supaya buru-buru bertaubat, dan semoga harga minyak goreng bisa segera kembali normal," demikian Sahroni. [hrs]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel