Komisi III DPR RI kunjungan kerja ke Kanwil Kemenkumham Gorontalo

·Bacaan 1 menit

Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja dan menggelar rapat di Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Gorontalo di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Kamis.

Kepala Kanwil Kemenkumham Gorontalo Heni Susila Wardoyo usai pertemuan itu mengatakan, Komisi III memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk menyampaikan apa saja yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja.

"Yang kami ajukan adalah pembangunan rumah tahanan, karena di Gorontalo belum ada," ujarnya.

Hingga saat ini, semua tahanan yang masih berproses hukum dititipkan di seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Karena belum ada, maka kami jadikan skala prioritas," kata Heni pula.

Ia menjelaskan, memang saat ini tidak di semua lapas yang ada di Provinsi Gorontalo terjadi kelebihan kapasitas, kecuali di Lapas Kelas IIA Gorontalo.

"Untuk itu saya membuat kebijakan untuk mendistribusikan ke Lapas Pohuwato dan Boalemo yang belum over kapasitas," katanya lagi.

Selanjutnya, kata Heni, pada pertemuan itu, Komisi III DPR RI ingin memastikan apa yang dilakukan oleh Kemenkumham Gorontalo berjalan dengan baik.

Seperti pelayanan di lapas, keimigrasian termasuk juga layanan publik, sehingga Kakanwil berterima kasih atas kunjungan yang dirasa menjadi momen untuk menyampaikan hal yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki.
Baca juga: Kanwil Kemenkumham geledah kamar WBP Lapas Gorontalo

<br>Kepala Kanwil Kemenkumham Gorontalo Heni Susila Wardoyo dan jajaran mengikuti pertemuan bersama Komisi III DPR RI di Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (21/4/2022). ANTARA/Adiwinata Solihin

Kepala Kanwil Kemenkumham Gorontalo Heni Susila Wardoyo dan jajaran mengikuti pertemuan bersama Komisi III DPR RI di Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (21/4/2022). ANTARA/Adiwinata Solihin
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel