Komisi III Minta Anggota Polisi di Nias yang Diduga Tertangkap Soal Sabu Dipecat

Merdeka.com - Merdeka.com - Satres Narkoba Polres Nias, Sumatera Utara baru saja menangkap dua polisi aktif yang diduga terlibat tindak pidana narkoba. Kedua polisi yang ditangkap itu bertugas di Polsek Lotu, Nias Utara yakni Bripka EL dan Brigadir JP.

Kasus ini kemudian mendapat respon keras dari Pimpinan Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Politikus NasDem ini meminta jika benar-benar terbukti, langsung berikan PTDH dan dipidana sesuai hukum yang berlaku.

"Saya minta Polri benar-benar mengambil langkah tegas terkait tindakan anggotanya ini. Jika memang dua oknum tersebut terbukti terlibat narkoba, saya minta langsung berikan PTDH saja, setelah itu proses secara pidana sesuai aturan yang berlaku. Perlu diingat, sudah tidak ada ruang kompromi di kepolisian untuk para pelanggar seperti ini, baik dari bawahan hingga atasan," ujar Sahroni dalam keterangan, Kamis (27/10).

Sahroni juga mengatakan bahwa ketegasan sangat diperlukan demi mewujudkan cita-cita Kapolri yang ingin melakukan 'bersih-bersih' di dalam tubuh Polri. Legislator NasDem ini tidak ingin mempertaruhkan citra Polri karena ulah segelintir oknum. Sebab masih sangat banyak anggota Polri yang bekerja baik.

"Pak Kapolri sudah berulang kali memberi peringatan pada setiap anggota untuk tidak melakukan penyelewengan. Jadi jika masih melanggar, saya rasa perlu ketegasan dalam menjatuhi sanksi. Kita tidak ingin mengorbankan anggota lainnya yang benar-benar bekerja demi satu dua oknum seperti ini," tutup Sahroni. [hhw]