Komisi III Nilai Proses Hukum Kasus Ferdy Sambo Cs Bukti Ketegasan Kapolri Sigit

Merdeka.com - Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Nasir Djamil menilai proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan dalam kasus pembunuhan Brigadir J sudah berani.

"Proses hukum yang dilakukan saat ini sudah tegas dan berani," kata Nasir saat dihubungi, Kamis (15/9).

Nasir menyebut masyarakat berharap kasus pembunuhan berencana Brigadir J diusut tuntas hingga ke pengadilan.

"Itulah yang diharapkan oleh publik kepada Kapolri Jenderal Sigit terhadap kasus yang dialami oleh FS dan anggota Polri lainnya, baik perwira tinggi dan yang berada di level bawah," ujarnya.

Menurut Nasir, Kapolri juga sudah melakukan penegakan kode etik terhadap anggota Polri yang terlibat kasus Brigadir J.

"Kapolri telah melakukan penegakan hukum dan kode etik," katanya.

Sebagai informasi, Polri telah menetapkan lima tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Mereka antara lain Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan istri Sambo Putri Candrawathi.

Selain itu, Korps Bhayangkara juga menjerat tujuh perwira sebagai tersangka obstruction of justice kasus Brigadir J. Para tersangka itu antara lain, Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan.

Kemudian Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, AKP Irfan Widyanto. Di sisi lain, lima perwira Polri dipecat secara tidak hormat. [rhm]