Komisi V DPR Imbau Warga Tak Termakan Hoaks Seputar Bencana

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi V DPR, Novita Wijayanti mengimbau, masyarakat untuk mengantisipasi berita-berita bohong atau hoaks terkait informasi bencana gempa berpotensi tsunami.

Dalam hal ini, kata dia, masyarakat bisa menghubungi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mendapatkan informasi akurat tentang kejadian bencana termasuk gempa.

"Jangan sampai masyarakat mendapat informasi dari WA group atau media sosial, tapi ternyata itu berita bohong," kata Novita dikutip dari Antara, Jumat (1/10/2021).

Sementara, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, potensi gempa megatrust di selatan Jawa sebenarnya bukan hal baru.

"Sudah lama disampaikan oleh banyak pakar, banyak penelitian oleh pakar-pakar tentang potensi gempa megatrust yang ada di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa, mulai dari Selat Sunda. Bahkan mulai dari sebelah barat Sumatera, Selat Sunda, sampai selatan Jawa, termasuk wilayah Cilacap diprakirakan kekuatannya, magnitudonya bisa melebihi 8 Skala Richter (SR)," ucap Dwikorita.

Menurut dia, gempa megatrust harus diantisipasi oleh masyarakat dan semua pihak karena BMKG tidak tahu kapan terjadi.

"Sewaktu-waktu bisa terjadi," ucap dia.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan, pihaknya juga akan memberikan program tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana. Menurut dia, jalur evakuasi dan sistem peringatan dini gempa berpotensi tsunami sudah disiapkan.

"Ada sistem baru yang akan di-launching dan uji coba," ungkap Dwikorita.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel