Komisi V DPR RI apresiasi pembangunan Rusun Institut Ilmu Al Quran

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 2 menit

Komisi V DPR RI mengapresiasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk para santriwati di Institut Ilmu Al Quran di Tangerang, Banten, yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kami (Komisi V DPR) sudah melihat hasil pembangunan rusunawa di Institut Ilmu Al Qur'an dan hasilnya memang baik dan bisa dimanfaatkan oleh para santri di sana," ujar Ketua Tim Fraksi Golongan Karya Komisi V DPR RI, Ridwan Bae dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Ridwan Bae memaparkan kunjungan yang dilakukan Komisi V DPR RI ke Rusunawa tersebut pada 19 November ini bertujuan untuk meninjau sejauh mana bantuan pemerintah dimanfaatkan dan dirawat penerima bantuan.

Baca juga: Kementerian PUPR bangun tiga Rusunawa MBR di Jawa Timur

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Dirjen Perumahan, Khalawi Abdul Hamid yang telah membangun Rusun dengan desain dan fasilitas yang baik.

"Ide pembangunan rusun untuk para santri yang menuntut ilmu Al Qur'an di sini sangat mendukung generasi muda untuk belajar tinggal di hunian vertikal," katanya.

Menurut dia, semua fasilitas yang terdapat dalam Rusun tersebut sangat baik dan memiliki furnitur yang berkualitas dan sudah layak huni.

Baca juga: Kementerian PUPR: Penyaluran FLPP lampaui target, tembus 100,16 persen

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Institut Ilmu Al Qur'an, Ir. H Rully Chaerul Azwar menyampaikan bahwa
mahasiswi disini merasa senang dan bangga karena sekarang sudah dapat tinggal di Rusunawa.

"Kami harap mahasiswi yang tinggal di sini bisa lebih bersemangat dalam belajar Ilmu al Qur'an," ujar Rully.

Plt Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan, Maryoko Hadi menerangkan, berdasarkan data yang ada Rusunawa IIQ dibangun oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Banten Balai Penyediaan Perumahan Jawa 1 Kementerian PUPR pada tahun 2019 lalu.

Rusunawa Mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur'an tersebut dibangun di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Pasangan, Kecamatan Tangerang Selatan Provinsi Banten dengan jumlah 64 hunian dan 2 unit di dalamnya diperuntukkan bagi mahasiswi disabilitas dan memiliki tipe 24 meter persegi.

Guna membuat mahasiswa tinggal dan belajar dengan nyaman di rusunawa, pihak Kementerian PUPR juga telah melengkapi setiap unit kamar dengan perabot seperti tempat tidur, meja belajar dan lemari pakaian. Setiap unit hunian rusunawa tersebut diperkirakan dapat menampung sebanyak 250 mahasiswi.

"Total biaya pembangunan sekitar Rp17,4 miliar dan semua unit rusun telah dilengkapi furnitur seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi belajar," kata Maryoko Hadi.