Komisi VIII DPR: Pelayanan haji Embarkasi Medan harus maksimal

Wakil Ketua Komisi VIII DPR H Marwan Dasopang berharap pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Medan, Sumatera Utara, harus maksimal dan tidak ada keluhan dari jamaah.

"Pelayanan haji harus maksimal, karena sudah dua tahun pemerintah kita tidak memberangkatkan jamaah calon haji, akibat pandemi COVID-19," ucap Marwan dalam keterangannya diterima di Medan, Minggu.

Baca juga: Hindari berdesakan jamaah haji diimbau lebih awal ke Masjidil Haram

Ia mengatakan hal itu ketika memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Medan, Sabtu (11/6) yang berjumlah 391 orang.

Marwan menyebutkan, sudah banyak yang melunasi ongkos haji, namun karena peraturan yang berlaku ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi, hanya setengah dari jamaah calon haji Indonesia yang lunas yang dapat berangkat.

Baca juga: Bus shalawat layani lima rute ke Masjidil Haram

"Alhamdulillah betapa bahagianya saya melihat bapak dan ibu yang tahun ini dapat berangkat haji," katanya.

Jamaah calon haji Kloter I Embarkasi Medan berjumlah 391 orang terdiri dari Kabupaten Mandailing Natal 258 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 46 orang, Medan (Al-Mukhtar) 76 orang, dan Kabupaten Serdang Bedagai 5 orang.

Baca juga: Lembaga Muthawif Haji Asia Tenggara tingkatkan layanan haji 2022

Data yang diperoleh, rombongan Embarkasi Medan yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah terdiri dari 3.777 orang haji regular, 20 orang PPIH kloter, 20 orang petugas kesehatan, 5 orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan 20 orang petugas haji daerah (KDH).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel