Komisi VIII DPR Setujui Bantuan Langsung Sementara

TEMPO.CO, Jakarta -Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui anggaran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp 12 triliun. Dana ini merupakan kompensasi kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang akan diumumkan bulan ini. "Untuk BLSM Komisi sudah setuju dengan anggaran yang diusulkan Kementerian Sosial. Nanti akan dibahas di Badan Anggaran," kata Ketua Komisi VIII, Ida Fauziyah saat dihubungi Tempo, Kamis, 6 Juni 2013.

Menurut Ida, komisinya juga sudah membahas terkait mekanisme penyaluran dana tersebut dengan Kementerian Sosial, terutama masalah data penerima bantuan tersebut. Ida menyatakan, komisinya akan mengawasi penyaluran dana tersebut agar tepat sasaran.

"Data harus sesuai antara Kementerian Sosial dan data dari Badan Pusat Statistik. Nanti penyalurannya akan melalui PT Pos," katanya. Terkait penyaluran, Ida mengatakan PT Pos sudah mengantisipasi agar masyarakat tidak perlu direpotkan karena harus mendatangi kantor Pos di daerahnya. "Nanti PT Pos akan mendatangi kantor Desa agar masyarakat yang di Kepulauan cukup mengambil di kantor Desa masing-masing."

Persetujuan itu diambil dalam rapat antara Komisi VIII dengan Sekertariat Jenderal Kementerian Sosial, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, dan PT Pos Indonesia pada Rabu, 5 Juni 2013.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Topik terhangat:

Tarif Baru KRL| Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK

Berita terpopuler:

Berkas Sang Pemotong `Burung` Diterima Kejaksaan

Didenda Rp 8,2 Miliar, Ini Jawaban PT Priamanaya

Geng Sopir Angkot 'The Doctor' Lakukan Pembunuhan

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.