Komisi X DPR kunjungan kerja spesifik ke Stadion Manahan Solo

Rombongan anggota Komisi X DPR melakukan kunjungan kerja spesifik sarana olahraga untuk melihat langsung kondisi Stadion Manahan Solo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih melakukan pengecekan langsung kondisi terkini Stadion Manahan. Mereka kemudian melakukan dialog dengan pengelola stadion, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surakarta Rini Kusumandari.

Rombongan Komisi X DPR melakukan kunjungan spesifik bidang olahraga karena bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta satu lembaga perpustakaan.

Kunjungan spesifik tentang olahraga ke stadion itu karena beberapa ajang telah dilaksanakan dengan baik, termasuk ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo, beberapa waktu lalu.

"Kami terima kasih terhadap masyarakat Solo telah menyukseskan gelaran APG itu, dan selesai dengan baik," kata Abdul Fikri.

Baca juga: Kementerian PUPR hanya tangani renovasi dua stadion Piala Dunia U-20

Ia menyebut ke depan beberapa ajang sudah direncanakan cukup lama di stadion itu, yakni sebagai tuan rumah pertandingan sepak bola Piala Dunia U-20 di Indonesia, salah satu arena di Stadion Manahan Solo pada Mei 2023.

Ia menjelaskan kunjungan oleh rombongan dibagi tiga kelompok, masing-masing ke Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Manahan Solo, dan Stadion I Wayang Dipta Bali. Ada enam tempat ditinjau dan tiga di antaranya sudah dikunjungi anggota Komisi X untuk memastikan sudah layak dan dalam kondisi baik.

"Kami mencontohkan pada gelaran PON XX di Papua yang didatangi untuk kesiapan baik fasilitas, penginapan, venue (arena), akomodasi, dan sebagainya sehingga dalam kondisi pandemi COVID-19 pelaksanaan event (ajang) juga berjalan dengan baik," kata Abdul Fikri.

Hal demikian juga untuk persiapan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan Piala Dunia U-20 pada 2023.

Ia mengharapkan tidak ada kendala juga dari FIFA dan lainnya.

Pihaknya memastikan Stadion Manahan Solo yang berstandar internasional FIFA ini, menjadi percontohan terutama rumputnya yang dicek dalam kondisi bagus dan persiapan di beberapa tempat yang memang perlu perbaikan.

"Mudah-mudahan Stadion Manahan siap dari sisi infrastruktur sarana prasarana sebagai tuan rumah perhelatan sepak bola kelas dunia," katanya.

Baca juga: Pemkot Surakarta renovasi bertahap lapangan pendukung Piala Dunia
Baca juga: DPRD Surakarta tinjau pemeliharaan Stadion Manahan usai di renovasi