Komite Olimpiade Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Qatar

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan rombongannya datang memenuhi undangan dari Qatar Football Association (QFA). Dalam pertemuan itu kedua belah pihak merealisasikan sejumlah kerja sama.

Tak cuma itu, Oktohari mengaku mendapatkan banyak referensi untuk menerapkan protokol kesehatan dalam upaya membuat olahraga Indonesia aktif kembali pasca penangguhan akibat COVID-19.

"Referensi yang kita pelajari dari hasil kunjungan selama di Qatar akan jadi rujukan dalam penyusunan protokol kesehatan untuk kembali menggelar kegiatan olahraga yang sempat terhenti karena pandemi Covid 19," kata pria yang akrab disapa Okto itu.

Qatar adalah salah satu negara yang tetap mengadakan kegiatan olahraga di tengah pandemi COVID-19. Ada pertandingan sepakbola, termasuk Piala Dunia Antarklub yang digelar di sana, Sehingga sangat layak dijadikan acuan oleh Indonesia yang juga sedang coba mewujudkan hal tersebut.

Ketika berada di Qatar, Okto juga mendapatkan playbook yang diterbitkan oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) tentang pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpade Tokyo 2021. Itu pula alasan Komite Olahraga Indonesia ingin penerapan protokol kesehatan olahraga segera diaplikasikan.

"Penerapan protokol kesehatan harus diaplikasikan secepatnya. Semakin cepat beradaptasi akan semakin bagus. Karena, kita bukan hanya bisa menambah kuota melalui tuan rumah babak kualifikasi tetapi juga menjadikannya momentum membangkitkan prestasi olahraga Indonesia pada saat tampil di Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021," tuturnya.

Yang menggembirakan dalam kunjungan ke Qatar, NOC Indoneia menandatangani kerjasama dengan Qatar Olympic Committee (QOC) di Hotel Kantor QOC Doha, Qatar yang berlangsung Rabu (9/2/2021). Penandatanganan kerjasama dilakukan Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dengan dengan Wakil Presiden QOC, Sheikh Saud bin Ali Al-Thani yang juga ,

Yang semakin melengkapi kegembiraan dalam kunjungan ke Qatar ini adalah kerja sama dengan Komite Olimpiade Qatar (QOC) pada Rabu 9 Februari 2021. Kerjasama meliputi pembenahan dan penggunaan fasilitas sekaligus perangkat-perangkat pendukung seperti kesehatan dan lain-lain termasuk investasi dunia olahraga yang bisa meningkatkan prestasi kedua negara.

"Kita melihat kerja sama ini menjadi awal peningkatan prestasi olahraga Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Dan, kita bisa tukar pengalaman dan saling mendukung dalam mensukseskan kejuaraan yang digelar di Indonesia maupun Qatar," kata Okto.

Indonesia merencanakan akan menggelar berbagai event internasional salah satunya tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Basket 2021 dan tuan rumah Olimpiade 2032. Sedangkan Qatar akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup 2022 dan tuan rumah Asian Games 2030.