Komjen Gatot Tinjau Lokasi Isolasi di Bawah Pengawasan Menantu Jokowi

·Bacaan 2 menit

VIVAWakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono berkunjung ke Kota Medan, untuk meninjau langsung tempat-tempat isolasi terpadu disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Gatot didampingi Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Hasanuddin serta Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau lokasi isolasi terpadu bagi pasien isolasi mandiri di eks Hotel Soechi Jalan Cirebon Medan, Selasa 3 Agustus 2021.

"Kita juga menyiapkan isolasi terpadu kepada anggota dan keluarganya," sebut Jendral Polisi Bintang tiga itu.

Gatot mengatakan untuk anggota Polri yang terpapar COVID-19 dijajaran Polda Sumut mencapai ratusan personil. Kondisi mereka terus membaik dan sudah banyak yang sembuh atau kembali negatif.

"Anggota kita (Polda Sumut) yang terpapar ada 200 orang dan sudah pada sembuh," jelas Gatot.

Gatot mengatakan saat ini, diperlukan tempat untuk merawat pasien COVID-19 yang kreteria ringan untuk dilakukan isolasi mandiri secara terpaduh oleh Pemerintah.

"Sama juga dilakukan oleh pak Gubernur, Wali Kota juga menyiapkan salah satunya ini di hotel sochie ini," tutur Gatot.

Upaya ini, Gatot mengatakan tidak lepas kerjasama dari masyarakat untuk selalu meningkatkan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini, sebagai kunci untuk menekan penyebaran COVID-19.

"Jadi mereka yang menajalani isolasi mandiri, kalau tempatnya tidak memungkinkan datang atau bawa ke tempat yang disediakan oleh pemerintah. Karena sudah disiapkan dokternya ada sehingga aman. Karena kalau isolasi mandiri di rumah tidak menjalankan yang benar bisa menjadi klaster baru di keluarga," kata Gatot.

Untuk diketahui, di eks hotel Soechi yang merupakan hotel berbintang 4 ini. Pemkot Medan menyediakan fasilitas medis penanganan COVID-19 dengan total ruangan isolasi mandiri sebanyak 247 kamar.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkapkan di hotel ini, sudah merawat 51 orang terpapar COVID-19. Puluhan pasien itu, memiliki gejala ringan.

"Tapi ada juga beberapa yang kita beri rekomendasi, agar dirawat di rumah sakit. Karena kondisi menuju berat dan faktor usia," sebut Bobby Nasution.

Menantu Presiden Joko Widodo itu, mengatakan seluruh biaya medis di hotel ini, ditanggung pemerintah alias gratis. Disini, para pasien akan merasakan isolasi mandiri seperti sedang berliburan. Hal ini, akan menjadi terapi untuk peningkatan penyembuhan.

"Tapi yang paling penting adalah yang OTG. Karena mereka yang berpotensi menyebarkan virus tanpa disadari. Kemudian warga di zona merah juga harus berada di lokasi Isoter. Daerah yang zona orange selama sebulan juga mesti kemari untuk isolasi. Dan warga yang melanggar PPKM dibawa kemari, itu tadi kita ingin hukum virusnya bukan orangnya," jelas suami Kahiyang Ayu itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel