Komnas HAM Dapat Foto Aktivitas Irjen Ferdy Sambo dan Ajudan di Magelang

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) kembali mendapatkan fakta baru dalam penyelidikan kasus baku tembak anak buah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J. Komisioner Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menyampaikan temuan pertama adalah dokumentasi foto di Magelang, Jawa Tengah.

Diketahui Magelang menjadi titik keberangkatan rombongan Irjen Ferdy Sambo, istrinya Putri, Bharada E, dan Brigadir J menuju Jakarta.

"Terkait apa yang terjadi di Magelang. Kami ditunjukkan dokumen foto," kata Anam kepada wartawan, Senin (1/ 8).

Soal siapa saja dan momen yang terekam pada foto tersebut, Anam menolak membeberkan lebih lanjut. Sebab, temuan itu masih harus dikonfirmasi ulang.

"Tidak bisa kamu tampilkan, karena itu harus kami verifikasi. Terus kami juga diperkaya dengan cerita-cerita yang terkait di Magelang," kata Anam.

Namun demikian, fakta dokumentasi disebut usai memeriksa terhadap asisten rumah tangga (ART) dan satu ajudan Ferdy Sambo yang sebelumnya tidak memenuhi agenda pemeriksaan.

Komnas HAM juga berhasil mengantongi hasil PCR dari Brigadir J, Bharada E dan Putri. Tes PCR itu dilakukan sebelum baku tembak yang terjadi pada Jumat (7/ 8) sore.

Tes PCR dilakukan di rumah pribadi Jalan Saguling, yang masih berada di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Tes PCR mereka lakukan, usai perjalanan mereka dari Magelang

"Memang kami mendapatkan hasil PCR walaupun petugas PCR-nya pada kesempatan tadi belum sempat untuk datang. Kami hubungi memang dia swasta, bukan anggota kepolisian," kata Anam.

Anam mengatakan hasil PCR tersebut dianggap penting karena menguatkan waktu demi waktu konstruksi peristiwa yang telah didapat Komnas HAM.

"Yang pasti membuktikan semua sekuens-sekuens yang ada dalam konstruksi peristiwa, konstruksi peristiwa dalam kasus ini salah satunya muncul juga terkait ada tidaknya pcr, dan kita memang atensi publik juga ngomong soal itu, dan kita memang melacak sampai situ," jelas Anam.

Saat ditanya apakah hasil tes PCR termasuk milik Irjen Ferdy Sambo, Anam enggan menjawab. Dia mengatakan hasil penyelidikan terkait Ferdy akan disampaikan usai pemeriksaan Komnas HAM.

"Soal Pak Ferdy Sambo nanti ketika pemeriksaan Pak Ferdy sambo," kata Anam.

Hasil penyelidikan polisi diketahui bahwa Irjen Ferdy Sambo tengah melangsungkan tes PCR ketika terjadinya insiden baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah dinasnya atau tempat kejadian perkara (TKP) di Komplek Perumahan Polri, Duren Tiga, Jaksel.

Diketahui, kasus baku tembak yang terjadi di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022) pukul 17.00 WIB. Turut melibatkan Brigadir J yang tewas akibat tembakan dari Bharada E.

Adapun baku tembak itu ditengarai adanya dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Irjen Pol Ferdy Sambo. Untuk saat ini kasus yang ditangani Polda Metro Jaya berkaitan dugaan pelecehan, dan pengancaman serta percobaan pembunuhan terhadap Istri Ferdy Sambo telah ditarik ke Bareskrim Polri

Alhasil, kini Bareskrim Polri turut mengusut tiga kasus dengan tambahan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilaporkan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Dimana ketiga kasus ini telah dinyatakan naik penyidikan. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel