Komnas HAM Juga Bakal Serahkan Rekomendasi Kematian Brigadir J ke DPR

Merdeka.com - Merdeka.com - Komnas HAM telah menyerahkan lima rekomendasi terkait kematian Brigadir J kepada Presiden Joko Widodo melalui Menko Polhukam Mahfud MD. Selanjutnya. Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengaku segera mengatur jadwal penyerahan rekomendasi kepada DPR RI, terkhusus Komisi III.

"Nanti, kita akan atur (jadwal pertemuan)," kata Taufan saat jumpa pers, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Senin (12/9).

Menurut Taufan, rekomendasi diserahkan kepada DPR terkhusus Komisi III nanti memiliki gambaran yang sama seperti kepada presiden. Namun, dengan level otoritas Komisi III, yaitu memiliki wewenang dalam mengawasi Polri.

"Komisi III kan punya wewenang untuk mengawasi kepolisian, sama dengan mereka punya wewenang mengawasi Komnas Ham. Maka nanti kita berikan rekomendasi juga dalam level otoritas Komisi III melakukan pengawasan kepada kepolisian," ujar Taufan.

Terdapat dua temuan penting dalam investigasi Komnas HAM yang dibantu juga oleh Komnas Perempuan, bahwa telah terjadi Extra Judicial Killing yang dilakukan oleh Ferdy Sambo terhadap Brigadir J. Lalu, telah terjadi upaya menghalangi tim penyidik dalam menyelidiki kasus atau Obstruction of Justice

Di kesempatan itu, Taufan juga menanggapi pernyataan Kuasa Hukum almarhum Brigadir J yang mempertanyakan mengapa Komnas HAM masih menaikkan isu pelecehan seksual, padahal Polri sudah berhenti membahas hal tersebut.

"Siapa bilang? Kan sudah, enggak usah dibahas lagi lah, termasuk mereka bilang saya terima uang, silakan tuduh apa pun, silakan buktikan. Tetapi saya enggak akan mau bantah-bantah itu, untuk apa, sudah selesai, Komnas sudah menyelesaikan tugasnya," tegas Taufan.

Taufan menambahkan, detail laporan Komnas HAM telah disampaikan kepada Polri dan Presiden Joko Widodo. Kemudian, laporan kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo juga akan segera Komnas HAM serahkan kepada DPR.

Sudah menyampaikan laporan kepada Polri, detailnya ada di situ. Laporan kepada Presiden, tadi sudah kami sampaikan poin-poinnya, nanti kami serahkan kepada DPR.

Reporter Magang: Syifa Annisa Yaniar [eko]