Komnas HAM Uji Balistik dan Periksa Satu Lagi Ajudan Irjen Ferdy Sambo Pekan Depan

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam mengatakan pihaknya akan melakukan uji balistik guna mengetahui penyebab tewasnya Brigadir J di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan ajudan Ferdy Sambo lain, Bharada E.

"(Agenda Komnas HAM) Yang pasti karena kemarin masih ada proses yang belum selesai, ya siber sama digital forensik, yang waktunya kita sepakati minggu depan, harinya belum fix," kata Anam kepada wartawan, Sabtu (30/7).

"Terus kami sudah agendakan penting untuk uji balistik, itu semua menjadi agenda yang kita mulai minggu depan. Harinya apa, kita belum tahu. Semoga minggu depan ini semua beres, bisa terlaksana," sambungnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap Aide De Camp (ADC) alias asisten pribadi Irjen Ferdy Sambo.

"Terus memang kami ingin mendalami lagi soal ADC, maupun orang-orang di seputaran Irjen Ferdy Sambo maupun Bu Putri, itu kami akan dalami," ujarnya.

Anam memastikan, Komnas HAM masih bakal memeriksa ADC, istri serta orang-orang dekat Irjen Ferdy Sambo guna membongkar kejanggalan penembakan Brigadir J.

"Yang pasti kan ada ADC yang belum kami periksa. Kami akan periksa itu dulu. Baru apakah nanti dibutuhkan untuk kedua kalinya, kita tunggu nanti hasil dari semua rangkaian yang ADC dan orang-orang dekat di seputaran Pak Ferdy Sambo maupun Bu Putri," tegasnya.

"Ya, yang belum (ada satu ADC lagi)," tutupnya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel