Komnas Perempuan Benarkan Novia Widyasari Pernah Minta Bantuan, Ini Kronologisnya

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Novia Widyasari Rahayu pernah meminta bantuan terkait kasus yang dialaminya pada Komnas Perempuan. Hal itu dibenarkan Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi.

Selain Komnas Perempuan, Novia Widyasari Rahayu juga mengaku pernah berkonsultasi dengan dua lembaga bantuan hukum di daerahnya.

"Betul korban melaporkan ke Komnas Perempuan pada Agustus (2021) dan kemudian selain melaporkan ke Komnas Perempuan, korban berupaya untuk meminta bantuan terkait jeratan kekerasan seksual, korban pernah berkonsultasi dengan dua lembaga bantuan hukum di daerahnya," kata Siti dalam konferensi pers, Senin (6/12/2021) melansir dari Liputan6.com.

Lalu dari lembaga Bantuan hukum tersebut, Novia Widyasari Rahayu disarankan agar pelaku Randy Bagus Hari Sasongko dapat dilaporkan ke Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Siti mengaku pihaknya baru dapat berkomunikasi dengan Novia Widyasari Rahayu pada November 2021.

Sudah Melakukan Konseling

Komunikasi tersebut juga sudah berdasarkan standar yang telah ditentukan. Awalnya, Novia Widyasari Rahayu dihubungi melalui chat whatsapp.

"Kemudian ada respons yang memberikan informasi kronologi yang ia alami, kemudian kami bisa berkomunikasi lewat telepon itu di bulan November dan memang ia menyampaikan kebutuhan untuk dibantu konseling psikologis dan mediasi dengan orang tua pacarnya," ucapnya.

Novia Widyasari Rahayu juga sempat mengirimkan rincian detail kasus yang dialaminya sejak berpacaran dan dikirimkan ke Komnas Perempuan. Selanjutnya, Komnas Perempuan mengarahkan Novia Widyasari Rahayu untuk melakukan konsultasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Mojokerto.

"P2TP2A Mojokerto sudah melakukan konseling untuk dua sesi di bulan November sampai kemudian ketika akan dilakukan sesi berikutnya korban sudah meninggal," ujarnya.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel