Kompas.com Kini Milik Semua Pembaca

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Portal berita Kompas.com kini tidak lagi milik lagi Kompas Gramedia dan kini dimiliki Anda semua sebagai pembaca Kompas.com.

CEO Kompas Gramedia Agung Adi Prasetyo menyatakan tidak mungkin Kompas Gramedia hanya dimiliki kami. "Tidak mungkin kami yang membuat, tidak mungkin kami yang paling tahu dan menjejalkan semua ke audiance," kata Agung di Senayan City, Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Nah, sekarang kata Agung kini Kompas.com bukan lagi milik kita. "Sapa pemiliknya? Anda semuanyalah pemiliknya," katanya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Kompas.com juga melakukan perubahaan logo yang lebih cerah dan berwarna-warni.

Edi Taslim, Direktur Digital Kompas Gramedia menyatakan, kepemilikan Kompas.com kepemilikan berganti dimaknai pembaca Kompas.com bisa memilih apa yang menjadi keinginan.

"Pengaturan lebih personal. Pembaca bisa mengatur sesuai dengan keinginan.
Apa mau infotaiment, lifestyle atau olahraga dan sebagainya. Ini karena beda perhatian," katanya.

Seiring perubahaan ini, Kompas.com bisa disaksikan di semua gadget. Menariknya tampilannya semua sama.

"Web portal berita mempunyai teknologi yang memungkinkan dibaca dengan device dengan ttampilan yang sama," katanya.

Fitur baru yang ada memungkinkan interaksi yakni pembaca bisa membuat status melengkapinya dengan foto atau gambar.

Bisa memilih berita favorit, melihat aktivitas pengguna atau teman di kompas.com, merekomendasikan atau berbagi berita dan membuat jaringan pertemanan.

Kompas.com juga meluncurkan program loyalitas melalui program reward dengan hadiah sebuah mobil. Makin banyak yang dilakukan pembaca makin banyak point.

Kompas.com bekerjasama dengan Google DFGuntruk ads serving pemasangan iklan bisnis patner Kompas.com.

Juga dilengkapi Kompas Video yang berisi diataranya program unggulan Kompas.TV yang disajikan dalam format VOD.

"Transformasi ini diharapkan mengakomodir kebutuhan masyarakat. Kami juga baru saja memperbaharui mobile aplication di iOS, BB10, Android dan Windows Phone. Kami mengajak pembaca mengeksplorasi Kompas.com dengan masuk ke login masing-masing," katanya.

Baca Juga:

  • Sudah Kecil, Anggaran Kementerian PP dan PA Dipotong Rp 18 Miliar
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.