Kompetisi 2021 Belum Jelas, Manajemen Arema FC Melunak jika Pemain Ingin ke Luar Negeri

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Arema FC memasuki masa-masa krusial pada Februari 2021 ini. Mayoritas kontrak pemainnya akan berakhir pada bulan ini, di mana ada yang awal dan ada yang akhir bulan. Manajemen Singo Edan awalnya ingin mempertahankan mayoritas pemain, tapi kini mereka mulai melunak, terutama bagi pemain yang ingin berkiprah di luar negeri.

Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. Menurutnya, jika memang ada tawaran serius bagi pemain Singo Edan yang datang dari klub luar negeri, sang pemain boleh mempertimbangkannya.

"Kalau ada yang mendapatkan tawaran serius dari klub luar negeri, silakan dipertimbangkan. Mungkin ada yang tidak sabar menunggu kapan kompetisi di Indonesia akan bergulir lagi," ujar Ruddy Widodo.

"Namun, untuk yang ingin pindah ke klub lain, sepertinya direksi masih berat. Kondisi semua klub di Indonesia sama, masih menunggu kejelasan kompetisi," lanjutnya.

Saat ini ada dua pemain Arema FC yang diisukan mendapatkan tawaran dari klub Malaysia, yaitu Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan. Namun, dari kedua pemain tersebut, Yudo yang paling berpeluang menerima tawaran bermain di Malaysia.

Sementara Dedik akan dipertahankan oleh manajemen Arema FC. Apalagi, sang pemain juga ingin membalas budi kepada manajemen Arema yang sudah merawatnya ketika harus menjalani operasi lutut pada 2019.

Banyak Pemain Potensial Bermain di Luar Negeri

Tiga asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, Singgih Pitono, dan Kuncoro, berdiskusi di depan GM Arema, Ruddy Widodo, saat sesi latihan perdana yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (3/8/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Tiga asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, Singgih Pitono, dan Kuncoro, berdiskusi di depan GM Arema, Ruddy Widodo, saat sesi latihan perdana yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (3/8/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Beberapa waktu lalu, manajemen Arema FC masih berat mengambil keputusan jika ada pemain yang ingin berkarier ke luar negeri. Ketika itu, manajemen masih optimistis kompetisi di Indonesia bakal segera diputar.

Namun, hingga saat ini, masih belum ada garansi apapun terkait izin dari kepolisian. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru pun belum bisa menyusun jadwal untuk musim 2021.

Sementara klub-klub negara tetangga, seperti Malaysia, sudah melakukan persiapan. Kabarnya kompetisi akan diputar pada Februari, atau paling lambat pada Maret 2021 mendatang. Jadi klub-klub Malaysia itu ingin segera melengkapi komposisi tim.

"Saya mendengar kompetisi di Malaysia akan ditunda lagi," ujar Ruddy.

Dalam skuat Arema FC saat ini, sebenarnya masih banyak yang mumpuni untuk bermain di luar negeri. Ada beberapa nama yang masih menjadi langganan Timnas Indonesia, seperti Hendro Siswanto, Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso, M. Rafli, Hanif Sjahbandi, dan Bagas Adi Nugroho.

Ini menjadi peluang bagi agen pemain untuk membawa mereka berkiprah di negara tetangga sambil menunggu kejelasan kompetisi di Indonesia.

Video