Kompetisi Belum Jelas tapi PSSI Targetkan Emas SEA Games, Realistis?

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kompetisi Liga 1 hingga saat ini masih belum jelas kapan akan dimulai. Tapi, PSSI berani memberikan target tinggi pada penggawa Timnas Indonesia U-22 untuk meraih medali emas di SEA Games 2021 Vietnam.

Seperti diketahui, sudah hampir satu tahun kompetisi sepakbola di Indonesia tak kunjung berjalan akibat penyebaran pandemi virus corona COVID-19 yang masih tinggi di Tanah Air. Per hari ini, penderita COVID-19 terhitung sebanyak 1.134.854 orang dengan penambahan sebanyak 11.749 pasien.

Kendati demikian, PSSI sebenarnya sudah bisa bernapas lega. Pasalnya, pihak Kepolisian sudah mengindikasikan bakal memberi lampu hijau untuk penyelenggaraan kompetisi musim ini.

Berangkat dari situ, induk sepakbola Indonesia pun bergerak cepat untuk melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan agar kompetisi bisa segera bergulir. Bahkan, mereka rencananya akan menggelar simulasi pelaksanaan Liga 1 pada pekan depan.

Yang jadi masalah, kompetisi berpeluang dimulai selepas Idul Fitri tahun ini, sekitar Juni atau Juli. Tentu, waktunya sangat mepet dengan pelaksanaan SEA Games 2021 yang dimulai pada November mendatang.

Pun, stamina para pemain pastinya terkikis dengan jadwal kompetisi yang padat. Maka itu, medali emas dirasa sebagai target yang terlalu tinggi, meski tak mustahil.

Menyikapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan pihaknya akan mempersiapkan tim sebaik mungkin demi mendulang prestasi tertinggi di SEA Games mendatang. Dimulai dari melaksanakan pemusatan latihan di dalam negeri hingga ke luar negeri.

"Kami tetap maksimal berusaha terlepas belum adanya kompetisi. Maka, mulai tanggal 8 ini mereka kami panggil untuk Timnas U-22 persiapan SEA Games. Semoga mereka bisa maksimal TC di sini," kata Yunus saat ditemui di Jakarta, Jumat 5 Februari 2021.

"Saat ini, dengan belum ada kompetisi, kami alihkan untuk TC dan try out di luar negeri. Untuk sementara, rencananya di Korea Selatan dan Uni Emirat Arab. Kami berharap ada sparing yang sepadan bahkan lebih dari anak-anak supaya mereka terbiasa dengan pertandingan demi pertandingan," tutur dia.

Sebagai informasi, pelatih Shin Tae-yong telah memanggil 36 pemain untuk menjalani TC di Jakarta, mulai dari 8-28 Februari 2021. Ini jadi TC kedua setelah Desember 2020 lalu.