Kompetisi Esports Mobile Legends Tim-Tim Perempuan Kembali Digelar

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta- Setelah sukses di musim pertama, gelaran turnamen esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) khusus tim-tim perempuan, UniPin Ladies Series, kembali hadir dalam season kedua. Kompetisi esports ini diikuti tim-tim perempuan dari seluruh Indonesia.

Turnamen khusus wanita paling bergengsi di Indonesia ini rencananya bakal berlangsung 10 Januari hingga 20 Maret 2022 mendatang.

Antusiasme perempuan Indonesia terlibat di Esports memang cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan season pertama UniPin Ladies Series yang berhasil menjadi turnamen esports khusus perempuan terpopuler kedua di seluruh dunia. Total penonton turnamen ini mencapai lebih dari 10,5 juta views di YouTube.

Animo masyarakat khususnya gamer perempuan terhadap esports diperkirakan akan makin meningkat di tahun 2022 ini dan mendorong para pelaku industri untuk menguatkan komitmennya menyelenggarakan turnamen-turnamen guna memberikan panggung bagi mereka.

Melihat kondisi ini, UniPin akan bekerja sama dengan Virgo, sebuah perusahaan aplikasi digital sebagai sponsor utama dalam menyelenggarakan UniPin Ladies Series Season 2. Turnamen ini diharapkan akan kembali memuaskan dahaga para penonton esports Indonesia akan hiburan berkualitas lewat kompetisi esports khusus perempuan.

Format Kompetisi

Mobile Legends: Bang Bang. (Doc. Moonton)
Mobile Legends: Bang Bang. (Doc. Moonton)

Turnamen UniPin Ladies Series Season 2 akan dibuka dengan babak open qualifier, di mana seluruh tim akan bermain dalam sistem single elimination, dan empat tim terbaik yang lolos akan bermain di babak play-ins. Di babak play-ins, empat tim dari babak qualifier akan bertemu dengan empat tim dari USW Ladies, komunitas tim esports berbagai kampus yang tergabung dalam UniPin Community. Kedelapan tim akan bermain pada group stage dengan sistem single elimination. Dua tim terbaik akan melanjutkan perjalanan mereka ke regular season.

Pada regular season, dua tim dari babak play-ins akan dipertemukan dengan empat tim terbaik dari season sebelumnya, yaitu Belletron Era, EVOS Lynx, MBR Delphyne, dan RRQ Mika. Mereka juga akan ditemani oleh dua tim Alter Ego Nyx dan GPX Basreng yang diundang untuk menggantikan posisi Morph dan Luna Nera. Setelah melalui enam minggu pertandingan, enam tim terbaik nantinya akan maju ke babak playoff.

Akhirnya, di babak playoff, enam tim dari regular season akan bermain dalam sistem double elimination untuk memperebutkan gelar juara. Game yang dipertandingkan adalah Mobile Legends: Bang Bang dari Moonton, sementara total hadiah yang bisa dibawa pulang adalah prizepool senilai Rp150.000.000 dan 5 set Fantech Mint Edition.

PBESI

"Asia Tenggara merupakan rumah bagi 250 juta mobile gamers, dengan market terbesarnya yaitu di Indonesia yang memiliki jumlah gamer perempuan yang hampir setara dengan pria. Namun, kebanyakan dari player tersebut baru bermain mobile games saja tanpa pernah berkompetisi secara profesional. Oleh karena itu, turnamen khusus perempuan sangat penting untuk diadakan supaya para perempuan menjadi familiar dengan skema kompetisi, sehingga mereka siap bersaing dan berprestasi, serta menjadi kebanggaan bagi Indonesia di level internasional nantinya," kata Debora Imanuella selaku SVP dari UniPin Community.

Digelarnya kompetisi esports khusus perempuan juga dapat dukungan dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) selaku organisasi yang mewadahi semua kegiatan esports di Indonesia.

“PBESI mendukung penuh penyelenggaraan UniPin Ladies Series ini. Turnamen ini kami harapkan dapat menjadi motor penggerak yang akan menumbuhkan kesetaraan gender dalam industri esports saat ini, serta mengasah bakat dan kepercayaan diri para atlet esports perempuan yang berpartisipasi di dalamnya,” ujar Ashadi Ang selaku Ketua Bidang Humas dan Komunikasi dari PB ESI.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel