Kompetisi sains dunia di Manokwari masih perlu pembahasan mendalam

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Barnabas Dowansiba menyebut persiapan Manokwari untuk menjadi tuan rumah kompetisi sains tingkat dunia pada tahun 2023 masih perlu pembahasan lebih mendalam.

"Persiapannya masih butuh pembahasan lebih lanjut dan kami akan berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dulu," ujar Barnabas di Manokwari, Minggu.

Barnabas menyebut ada dua pembahasan yang disiapkan yakni mengenai pelatihan bagi guru dan siswa. Persiapan lainnya menyangkut biaya penyelenggaraan.

"Penyelenggaraan kegiatan tingkat dunia ini akan dilaksanakan di Manokwari," sebut Barnabas.

Koordinator Yayasan Terang Papua, Ella Mingkit mengharapkan kompetisi sains internasional itu diikuti pelajar SMA khususnya di Manokwari.

Persiapan pelatihan bagi guru dinilainya perlu dilakukan agar Papua khususnya Papua Barat bisa bersaing dan memenangkan medali emas.

Ella menyatakan Dinas Pendidikan Papua Barat sudah siap untuk berkomunikasi dalam mempersiapkan perhelatan kompetisi sains internasional tersebut.

"Yang paling penting menyiapkan sekolah dan guru di Papua supaya mereka bisa membimbing anak-anak," jelas Ella.

Yayasan Terang Papua disebutnya akan mempersiapkan pengajar setara profesor untuk melakukan bimbingan teknis di SMA se Papua Barat.

"Masalah pendidikan harus diperhatikan mengingat akan adanya kompetisi internasional ini. Guru-guru di sekolah kami harapkan terus semangat," tegasnya.
Baca juga: Pelajar Indonesia raih juara 2 di kompetisi sains internasional
Baca juga: Tiga pelajar di Kediri raih juara kompetisi sains nasional
Baca juga: Kemendikbudristek: KSN ajak siswa menjelajah kerumitan sains

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel