Komplotan bajing loncat Pantura bajak truk ikan asin

Polda Jawa Tengah meringkus komplotan bajing loncat yang kerap beraksi di lintas provinsi, terutama sering beraksi di wilayah Pantura yaitu Tegal, Brebes, Pekalongan, Pemalang dan Kendal. Tiga pelaku berhasil diringkus dan barang buktinya.

Ketiga anggotanya komplotan yang berhasil diringkus itu adalah; Agus Supriyono (26) warga Kaliboyo Tulis Batang, Dwi Cahyono (24) warga Juwangi Boyolali dan Wasidi (31) warga Jerukan Juwangi Boyolali. Ketiganya masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa; 1 truk ELF bernopol H 1981 VS, 1 kunci stang roda sebagai alat untuk mengeksekusi korban, 1 truk berisi ikan asin dan 3 buah HP milik tersangka.

Dari penyidikan sementara, saat beraksi para pelaku pura-pura menawarkan angkutan untuk ekspedisi kepada pelanggannya. Kemudian jika saat perjalanan menuju kota tujuan pengiriman barang, pelaku yang sudah berbagi tugas melakukan aksinya di tengah jalan.

"Saat di perjalanan, saya bertugas mengeksekusi pengawal barang (pemesan ekspedisi) dengan memukulkan kunci roda ke kepala korban," ujar salah satu tersangka Agus Supriyono.

Saat korban dalam kondisi tidak berdaya, Agus dengan bantuan kedua rekannya Dwi Cahyono dan Wasidi sebagai otak kejahatan tersebut menghabisi nyawa korban dan memastikan korban tewas. Korban kemudian langsung dibuang di tengah jalan, dan truk berisi muatan dijual.

Saat ditangkap komplotan bajing loncat ini telah beraksi pada Rabu (23/10) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Tol Pejagan KM 259 (600) Kecamatan Tanjung Brebes dengan Ridwan (52) warga Bojongsari, Kedungwuni Pekalongan.

"Terakhir saya merampok dan membajak satu truk ikan asin, setelah korban kami buang, ikan asin itu kami jual ke Solo," ujar Wasidi.

Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Bambang Rudi Pratiknyo mengatakan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari penemuan mayat korban. Dari hasil penyelidikan dan identifikasi mayat korban, diketahui menjadi korban bajing loncat.

"Dari penyelidikan itu kemudian kita kembangkan dan berhasil meringkus pelaku Agus Supriyono di Tulis Batang dan tersangka Dwi di Boyolali. Dari penangkapan kedua tersangka tersebut, pada (31/10) kita berhasil menangkap otak kejahatan yakni Wasidi di Pedurungan Semarang berikut truk yang mengangkut ikan asin,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku kini langsung dijebloskan ke sel tahanan Mapolda Jateng dengan jeratan hukumnya pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama 9 tahun penjara.

Sumber:
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.