Komplotan Pencuri Lihai Bernama Tempel Geser Terbongkar

Ezra Sihite, Andrew Tito
·Bacaan 2 menit

VIVA – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap dua pelaku aksi tindak pidana pencurian barang mewah, viral lantaran terekam CCTV.

Dua sekawan pencuri tersebut menamai kelompoknya dengan sebutan “Tempel Geser”.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombespol Ady Wibowo mengatakan para pelaku ternyata telah beraksi sebanyak 49 kali modus pencurian yang sama di sekitar Jakarta.

“Mereka dalam pemeriksaan yang kami lakukan ini mereka sudah lakukan 49 kali kegiatan ini dan sebagian besar dilakukan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur,” ujar Ady saat rilis kasus di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu 24 Maret 2021.

Kedua pelaku diketahui dengan inisial yakni AS dan AY. Dalam kasus ini, Ady mengatakan pengungkapan berbagai besar penyelidikan polisi berasal dari sistem CCTV blind spot.

“Salah satunya adalah program yang ada di Jakarta Barat CCTV no blind spot yang sudah kita miliki, di mana itu meng-cover sebagian besar wilayah Jakarta Barat,” ujarnya.

Selanjutnya Ady mengatakan tim Reskrim Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengetahui para pelaku ada di wilayah Jakarta Selatan, para pelaku berhasil di tangkap saat akan kembali melakukan pencurian dengan modus yang sama .

“Atas bantuan CCTV tersebut kami mendalami dan akhirnya pada tanggal 21 Maret kita berhasil menangkap para pelaku yang pada saat itu melakukan aksinya di SPBU di wilayah Tendean Jakarta Selatan,“ ujarnya.

Selanjutnya dua pelaku pencurian yang tertangkap tersebut kemudian digiring ke Mapolres Metro Jakarta Barat. Dari pemeriksaan sementara diketahui kelompok ini sudah melakukan pencurian selama 3 tahun belakangan.

“Pengungkapan yang kita lakukan ini kita berhasil menangkap dua orang di mana pimpinan dari kelompok teges ini dengan inisial A ini sudah melakukan aksinya selama 3 tahun,” ujarnya.

Hingga kini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Barat guna menjalani proses hukum.

Akibat perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pengrusakan dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara.

“Sementara ada tiga orang lainnya masih dalam proses pengejaran,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat ketiduran di mobil, pengendara jadi korban pencurian oleh dua tersangka yang juga tuba di lokasi dengan menggunakan sebuah mobil.

Lokasinya berada di SPBU Shell di Jalan S. Parman, Palmerah, Jakarta Barat Minggu 21 Maret 2021 dini hari.

Peristiwa pencurian tersebut terekam CCTV yang terpasang di lokasi kejadian dan viral di media sosial.

Terlihat dari rekaman CCTV, pelaku berjumlah lebih dari satu orang yang datang dengan menaiki mobil jenis LCGC warna putih.

Adapun mobil korban berwarna putih sedang terparkir di area SPBU tersebut.