Komplotan Perampok Asal Aceh Beraksi di Banten, Incar Rumah Besar dan Mewah

Merdeka.com - Merdeka.com - Komplotan perampok yang terdiri dari delapan orang sudah tiga kali melakukan aksi perampokan di Provinsi Banten. Mereka diketahui berasal dari Aceh Tenggara. Dalam aksinya, para perampok berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah.

Kedelapan orang yang berasal dari Aceh Tenggara tersebut ditangkap setelah melakukan aksi perampokan di wilayah Cikeusal, Ciruas dan Tanara Kabupaten Serang.

Pelaku melakukan aksinya dengan cara mengancam pemilik rumah dengan menggunakan golok. Setelah pemilik rumah tidak melawan, pelaku mengikat para korban dan menggasak uang dan barang berharga.

Dari tiga lokasi pelaku berhasil menggasak uang sebanyak Rp230 juta dan 85 gram emas.

Berdasarkan pengakuan salah satu Pelaku berinisial HD, ia bersama teman-temannya melakukan aksi perampokan dan memilih rumah yang akan di dasar secara random melihat dari fisik rumah yang terlihat besar dan mewah. Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela rumah.

"Uangnya dipakai untuk bayar utang dan hiburan," kata HD di Mapolres Serang, Senin (6/6).

Sementara itu Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan tujuh pelaku diamankan di wilayah Kota Bumi Tangerang, sementara satu pelaku lagi di Kalideres Jakarta Barat.

"Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHp dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 9 tahun," ujarnya.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti mobil Avanza, sejumlah handphone, lima golok dan uang sisa hasil rampokan sebanyak Rp12 juta. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel