Kompol Albertus Eko Budi, Eks Pacar Sisca Yofie

TEMPO.CO, Bandung -- Perwira polisi yang dekat dengan mantan model cantik yang tewas dibunuh, Sisca Yofie, ternyata bernama Kompol Albertus Eko Budi.

Sehari-hari perwira ini lebih sering dipanggil dengan nama Eko. Ia lulusan AKABRI angkatan 1997 dan saat ini berdinas di bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Saat ini Eko sudah diperiksa Divisi Propam Polda Jawa Barat karena ada jejak hubungan dia dengan Sisca Yofie,   yang terungkap ketika polisi memeriksa rumah Sisca di Jalan Setra Indah, Kecamatan Sukajadi. Ada sejumlah catatan dan surat pribadi korban dan Eko. Juga foto mereka berdua yang diambil menggunakan kamera ponsel.

Menurut Kepala Bidang Propam Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sudrajat, dari foto-foto yang ditemukan, Albertus diduga berhubungan khusus dengan Sisca. "Hubungan mereka tak tertutup kemungkinan sudah lebih dari teman biasa. Padahal A sudah memiliki istri di Cimahi. Di Polri, itu sudah harus kena pelanggaran disiplin," kata Sudrajat.

Dari pengakuan Eko kepada Sudrajat, hubungan itu terjadi antara 2010 hingga 2012, saat Eko masih bertugas di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung. Ancaman sanksi untuk pelanggaran semacam ini bisa berupa teguran, turun pangkat, sampai pemecatan.

ERICK P HARDI

Topik Terhangat:

FPI Lamongan Bentrok | Arus Balik Lebaran | Konvensi Partai Demokrat | Ahok vs Lulung | Sisca Yofie

Berita Terpopuler:

Siapa E, Perwira Polisi Teman Dekat Sisca Yofie

Telepon Sisca Yofie Digilir Empat Orang

Ini Pengakuan Lengkap Pembunuh Sisca Yofie

Makian Sisca Yofie di Facebook untuk Sang Mantan 

Tubuh Sisca Yofie Terseret di Aspal, Tak Terangkat

Ini Alasan Preman Tenabang Kejar Manajer Pasar

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.