Kompol A Di Hotel Saat Fransisca Dibunuh

Bandung (Antara) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menuturkan Kompol AEDH sedang berada di hotel bersama istri sahnya ketika Branch Manager PT Venera Multi Finance, Fransisca Yovie dibunuh oleh W dan A.

"Jadi saat kejadian yang bersangkutan dengan istrinya sedang berada di salah satu hotel yang ada di Bandung," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Martinus Sitompul, di Kota Bandung, Rabu.

Menurut dia, Kompol AEDH telah melakukan pemeriksaan di Propam Polda Jabar karena menjalin hubungan asmara Fransisca Yofie (34). Kompol AEDH sempat diduga terlibat atas kematian perempuan cantik tersebut. Ketika ditanyakan tentang dugaan keterlibatan Kompol AEDH, Martinus menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum menemukan bukti keterlibatan Kompol AEDH dalam pembunuhan Fransica Yovie.

"Dan untuk saat ini belum ada bukti dan fakta mengarah adanya keterlibatan Kompol A dalam kasus Sisca," kata dia. Pihaknya tidak membantah bahwa anak buahnya yang saat ini betugas di Bidhumas Polda Jabar tersebut memiliki hubungan khusus dengan Fransisca. "Keduanya menjalin hubungan dengan almarhumah sejak tahun 2010 dan berakhir pada bulan Agustus 2012," katanya.

Di penghujung bulan suci Ramadhan atau Senin 5 Agustus 2013 lalu Kota Bandung digegerkan dengan pembunuhan sadis terhadap seorang gadis. Dua orang yang mengenderai sepeda motor menculik Fransisca Yofie di depan rumah kontrakannya yakni di Jalan Setra Indah Utara 11, Kota Bandung. Kedua pelaku kemudian menyeret korban lebih dari 500 meter dengan menggunakan sepeda motor.

Gadis berparas cantik ini dieksekusi dengan cara dibacok oleh sebilah golok di dekat sebuah lapangan di Jalan Cipedes Tengah, Kota Bandung. Ketika pembunuhan dilakukan, lokasi tengah sepi karena penghuni pemukiman kebanyakan tengah berbuka puasa di rumah. Korban yang tersungkur di tengah jalan ditemukan oleh anak-anak kecil yang baru bermain kembang api dan petasan. Korban menghembuskan nafas terakhir saat mobil patroli dari Polsek Sukajadi membawanya ke Rumah Sakit Umum Pemerintah Hasan Sadikin Bandung. (03/ard)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.