Kompolnas awasi manajemen Operasi Ketupat 2022 di Pelabuhan Merak

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengawasi pelaksanaan pengamanan dalam Operasi Ketupat 2022 yang dilakukan jajaran Polri beserta instansi terkait di Pelabuhan Merak, Banten, guna mengantisipasi situasi keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, baik arus mudik maupun arus balik, serta tempat-tempat wisata.

Anggota Kompolnas Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto bersama Komisioner Moh Dawam melakukan pengawasan dengan meninjau langsung manajemen operasional di Polda Banten, Kamis.

Dalam tinjauan tersebut, Pudji merekomendasikan Kapolda Banten beserta jajarannya perlu melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait situasi lonjakan arus penumpang dan kendaraan yang menuju Banten untuk menyeberang ke Lampung.

Baca juga: Anggota DPR: Merak-Bakauheni perlu perhatian serius saat mudik

“Melaksanakan manajemen lalu lintas yang telah diberikan oleh Kakorlantas. Selalu berkoordinasi dan menjaga komunikasi dengan para stakeholder terkait kondisi di lapangan secara riil dalam pantauan melalui CCTV, serta jangkauan IT yang sudah semakin baik," kata Pudji dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Tidak hanya itu, Kompolnas juga meminta jajaran kepolisian melakukan pengawasan melekat (waskat) yang ketat sehingga dapat objektif memberikan apresiasi ataupun sanksi kepada anggota yang melaksanakan tugas pengamanan mudik lebaran. Kemudian, dalam melaksanakan tugas pengamanan, hendaknya Polri melakukan secara humanis, dan simpatik.

"Melaksanakan krisis manajemen yang tepat guna keselamatan dan kenyamanan masyarakat pemudik, serta menghindari kapal “overload” memperhatikan kondisi cuaca saat menyeberang dan berkoordinasi dengan BMKG," ujar Puji.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Rudi Heriyanto Adi Nugroho bersama pejabat utama Polda Banten menjelaskan kepada Kompolnas tentang memanajemen situasi terkait penyeberangan di Pelabuhan Merak.

Ia mengatakan pihak ASDP menyiapkan 59 kapal reguler beroperasi di 6 dermaga, 5 kapal pelayanan ekspres di dermaga 6.

“Semua kapal tersebut siap beroperasi dengan waktu tempuh dipercepat termasuk waktu bongkar muat,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, Polri juga menggelar sejumlah posko Operasi Ketupat 2022 di antaranya 42 pos pengamanan, 7 pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang ditempatkan di lokasi strategis guna mengantisipasi situasi kamtibmas dan situasi kamtibcar lantas, baik untuk arus mudik atau balik, serta tempat wisata.

Rudi juga menyampaikan, puncak arus mudik di Pelabuhan Merak diperkirakan akan terjadi pada tanggal 29 April mendatang.

"Sementara untuk manajemen operasional yang dilakukan Polda Banten diantaranya. Melancarkan Arus lalu lintas Mudik dan Balik, penyeberangan dari Pelabuhan Merak-Bangkahuni yang aman lancar nyaman, dan pengamanan daerah wisata Merak Anyer Carita," kata Rudi.

Baca juga: Kompolnas harapkan Polri pedomani UU TPKS yang baru disahkan
Baca juga: Kompolnas harapkan penggunaan "bodycam" ditingkatkan seluruh Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel