Kompolnas Harap Polisi dan Paspampres Saling Menahan Diri

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Harian Kompolnas RI, Benny Mamoto meminta aparat keamanan yang bertugas melaksanakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, untuk menjaga diri dan bersikap santun.

Menurut dia, insiden yang sempat terjadi antara polisi dengan anggota Paspampres di Pos PPKM Darurat Daan Mogot, Jakarta Barat beberapa hari lalu, harus dijadikan pembelajaran supaya tidak terulang lagi. Karena, bangsa sedang menghadapi kondisi darurat pandemi COVID-19.

“Dalam kondisi darurat saat ini, memang semua pihak harus saling menjaga diri dan memahami aturan yang sedang diberlakukan,” kata Benny saat dihubungi wartawan, pada Jumat 9 Juli 2021.

Di satu sisi, kata dia, aparat yang menegakkan aturan harus tegas. Namun tetap menggunakan bahasa yang santun. Agar pesan dan arahannya diterima dengan baik.

Selain itu, Benny meminta semua pihak termasuk masyarakat yang terkena penyekatan, juga harus menahan diri dan tidak mudah terpancing provokasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Masyarakat atau pihak yang kena penertiban juga perlu menahan diri dan menjelaskan dengan baik alasannya, sehingga terbangun komunikasi yang enak,” ujarnya.

Sebelummya sempat terjadi keributan saat seorang anggota Paspampres bernama Praka Izroi Gajah, meminta izin melintas melewati penyekatan PPKM Darurat di Kalideres Jakarta Barat, Rabu 7 Juli 2021.

Namun ternyata Praka Izroi tidak di izinkan melintas lantaran tidak mengenakan seragam kerjanya. Ia kemudian mengaku kepada polisi yang bertugas di penyekatan, bahwa dirinya adalah anggota Paspampres.

Peristiwa ini sempat membuat puluhan anggota Paspampres mendatangi Mapolres Jakarta Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel