Kompolnas: Surat Terbuka Bukan Koruptor Irjen Napoleon Tidak Ada Artinya

·Bacaan 1 menit
Irjen (Pol) Napoleon Bonaparte sesaat jelang menjadi saksi dalam sidang lanjutan dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra dengan terdakwa Tommy Sumardi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (24/11/2020). Sidang beragenda mendengar keterangan saksi. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta Terpidana kasus suap Djoko Tjandra, Napoleon Bonaparte kembali mengeluarkan surat terbuka berisikan pernyataan dia bukanlah koruptor. Kompolnas menilai, surat tersebut sama sekali tidak ada artinya.

"Surat terbuka saudara Napoleon Bonaparte tidak ada artinya karena disuarakan tidak di muka persidangan," tutur Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Poengky mengatakan, permasalahan hukum memerlukan pembuktian di persidangan. Sementara majelis hakim menegakkan hukum terhadap Napoleon lantaran bukti-bukti tindak pidana korupsi yang dihadirkan aparat penegak hukum.

"Masalah hukum itu kuncinya di pembuktian di persidangan. Jika di persidangan yang bersangkutan atau kuasa hukumnya tidak dapat membuktikan bahwa yang bersangkutan bersih, maka selesai sudah," kata Poengky.

Sebelumnya, terpidana kasus suap Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte kembali mengeluarkan surat terbuka, setelah yang pertama terkait dengan penganiayaan Youtuber Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri. Kali ini, mantan Kadivhubinter Polri itu menyatakan dirinya bukanlah koruptor.

Isi Surat Napoleon

Salinan surat terbuka Irjen Napoleon Bonaparte yang diterima Liputan6.com, Rabu (6/10/2021), adalah sebagai berikut:

SAATNYA BANGKIT

Saudara-saudaraku sebangsa dan se-tanah air,

Sebenarnya selama ini saya sudah mengalah dalam diam karena terbelenggu oleh seragamku.. untuk tutup mulut dan menerima nasib apapun yang mereka tentukan.

1. Hari ini aku berteriak, "AKU BUKAN KORUPTOR" seperti yang dibilang oleh Pengadilan sesat itu.

2. Hari ini aku tunjukkan kepadamu, bukti nyata itu.., yaitu pengakuan orang yang telah diperalat untuk menzolimiku.. demi menutupi aib mereka.

3. Namun, tirani ini memang tidak mengenal batas.. bahkan telah berani melecehkan AKIDAHKU.. melalui mulut-mulut kotor itu.

4. Ini saatnya untuk bangkit, menyatakan yang benar itu benar.. dan yang salah itu salah, apapun resikonya.

Semoga kita selalu dalam perlindungan ALLAH SWT dan menjadi bangsa yang merdeka dari penjajahan kompeni berambut hitam itu.

ALLAHUAKBAR..!!

Hormat dan salamku,

Napoleon Bonaparte alias NAPO BATARA

Catatan :

- Bukti berupa rekaman suara dan Transkipnya TERLAMPIR.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel