Komposer Jerman konser "live streaming" dari Denpasar

Alviansyah Pasaribu

Komposer asal Jerman, Mick Baumeister, yang masih berada di Pulau Bali dan belum dapat kembali ke negaranya karena pandemi COVID-19, menampilkan konser tanpa penonton yang disiarkan langsung secara live streaming dari Antida Music Productions, Kota Denpasar, Bali.

"Pada konser kemarin malam, saya bermain piano solo dengan beberapa komposisi dan improvisasi pada piano. Beberapa di antaranya saya ambil dari scene film-film yang menggunakan musik yang saya ciptakan," ujar Mick Baumeister, Senin.

Ia mengatakan, dirinya awalnya datang ke Bali pada akhir bulan Desember tahun 2019 lalu. Kemudian muncul virus corona yang membuat penerbangan dibatalkan sehingga membuat dirinya sampai saat ini masih berada di Bali.

Baca juga: Adaptasi normal baru, Slank akan gelar konser virtual

Baca juga: Thailand bikin festival musik rock daring lewat Zoom

Selama berada di Bali, komposer yang menghasilkan lebih dari 500 karya musik tersebut juga menuangkan pengalaman kreatif sekaligus pengalaman spiritualnya selama berada di Bali ke dalam suatu komposisi musik mengenai Bali.

"Komposisi itu kemarin malam juga saya tampilkan, itu merupakan garapan terbaru saya. Saya ciptakan komposisi itu di Bali dan saya memberi judul Bali Soul," ungkap Mick Baumeister.

Sementara itu, pimpinan Antida Music Productions, Anom Darsana menjelaskan, ide awal penggarapan konser live streaming yang disiarkan melalui Youtube itu adalah karena pihaknya ingin menampilkan bagi sejumlah musisi asing yang saat ini masih belum dapat kembali ke negara asalnya karena pandemi COVID-19.

"Saya ingin menonjolkan bahwa ada beberapa tamu asing yang merupakan musisi dan masih stuck di Bali yang belum bisa kembali ke negara mereka. Melihat itu semua, saya mengambil kesempatan ini untuk mengajak mereka berkolaborasi," katanya.

Baca juga: Raisa gelar konser virtual bantu masyarakat terdampak COVID-19

Baca juga: Batal lakukan tur dunia, (G)I-DLE akan adakan konser virtual

Selain itu, pihaknya juga ingin memberikan kesempatan berekspresi dan memfasilitasi musisi-musisi internasional yang selama pandemi COVID-19 masih berada di Bali agar dapat tetap disaksikan dan diapresiasi oleh semua orang, termasuk musisi-musisi lokal di Bali.

Ia menambahkan, konser itu diselenggarakan secara live streaming sebagai salah satu upaya untuk menerapkan konsep physical distancing dengan tidak mendatangkan penonton secara langsung ke tempat konser.

"Seluruh kru dan artis yang mendukung konser ini juga tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dengan mencuci tangan, menjalani pemeriksaan suhu tubuh memakai masker dan tetap menjaga jarak," kata Anom Darsana.

Baca juga: Ardhito Pramono akan gelar konser virtual

Baca juga: Donasi dari konser amal virtual sudah sampai ke masyarakat

Baca juga: Konser daring BTS bulan ini dilengkapi fitur "multi-view"