Komsos TNI: Kasus COVID-19 Turun, Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Dedy Priatmojo, Willibrodus
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wakil Asisten Teritorial Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo menghadiri rapat komunikasi sosial (komsos) di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam komsos itu, ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah silaturahmi sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

"Jadi intinya kegiatan ini adalah silaturahmi sinergitas antara TNI, Polri, dan pemda, terutama mengakselerasi penanganan COVID-19 di Indonesia. Kegiatan ini sudah berjalan di lapangan, jadi TNI, Polri, dan pemda telah berupaya dalam penanganan COVID-19, khususnya dalam pendisiplinan protokol kesehatan. Kegiatan ini lebih kepada untuk memacu kegiatan pencegahan di lapangan," kata Purnomo, Rabu 4 November 2020.

Purnomo menambahkan, pada acara tersebut, ada juga kegiatan webinar bersama seluruh Satgas Penanganan COVID-19 di berbagai daerah. Hal ini dilakukan, untuk sharing pengalaman dalam penanganan COVID-19 di daerah.

"Tentu dalam pendisiplinan itu, kita mengacu pada adat budaya, sehingga sasaran itu tercapai. Kita berpegang pada Peraturan Pemerintah Nomor 6, tapi konotasinya itu tergantung pada masing-masing daerah dan ini sudah berjalan. Banyak yang dilaksanakan daerah dengan kreativitas. Seperti di Surabaya itu bagaimana Bonek dilibatkan untuk penanganan COVID-19," tuturnya.

Menurutnya, hal yang dibahas dalam kegiatan komsos ini adalah vaksin dan Posko Terpadu COVID-19. Hal lainnya adalah persiapan untuk pelaksanaan vaksinasi ini.

"Selama ini telah dilaksanakan sinergitas di daerah. Bahkan, kita mendirikan rumah sakit, termasuk di RSD Wisma Atlet kita membantu pelaksanaan penanganan COVID-19 ini. Jadi, apa yang dilaksanakan oleh pemerintah, kami dari TNI, Polri, dan pemda akan mendukung," ujar Purnomo.

Sementara itu, Kabid Pencegahan Dinkes DKI Dr. Dwi Oktavia mengungkapkan bahwa pihaknya bersyukur karena sinergitas ini telah berjalan sejak awal. Jadi, pihaknya bersama TNI dan Polri telah bersama melaksanakan upaya pencegahan COVID-19 sejak awal.

"Kami melihat adanya penurunan kasus aktif dalam beberapa minggu ini. Kami berharap ini menjadi sinyal, agar pengendalian COVID-19 lebih baik saat ini. Ini dibuktikan juga dengan angka persentase positif yang kurang hingga 10 persen," ungkapnya.

Akan tetapi, lanjutnya, upaya untuk menekan angka kasus COVID-19 akan terus dilakukan. Dengan adanya penurunan ini, ia berharap, agar masyarakat tidak boleh lengah atau merasa angka penurunan ini sudah menjadi sebuah keberhasilan.

"Karena virus ini tidak akan lelah, artinya kita tidak boleh bosan dalam menerapkan protokol kesehatan, karena kita masih terus berhadapan dengan virus ini. Jangan sampai kita sudah bisa mengendalikan COVID, bisa membuat kita untuk longgar dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan. Ini bisa menimbulkan kembali pada peningkatan kasus," kata dia.

Seiring waktu, pihak TNI, Polri, bersama pemerintah akan terus berusaha untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menekan terus penerapan protokol kesehatan. Tentu ini juga bersamaan dengan mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak