Komunikasi Spiritual dalam Islam untuk Ketentraman Hati

·Bacaan 3 menit

VIVA – Banyak cara untuk menenangkan hati, salah satunya dengan komunikasi spisritual (Transendental) agar bisa menjalani hidup yang lebih baik tentunya juga bisa meningaktkan keimanan kita kepada sang pencipta. Setiap diri kita pastinya pernah berada dan merasakan keadaan sulit, yang menyebabkan perasaan menjadi gelisah, panik, khawatir, stress bahkan bisa menjadi depresi.

Stres dan depresi mampu memicu berbagai penyakit, mulai dari penyakit fisik bahkan pikiran. Hal ini dikarenakan kita yang tidak cukup tenang untuk dapat berpikir jernih, maka dengan bantuan komunikasi spiritual dalam Islam bisa membentuk ketenangan hati dan dapat menjalani hidup lebih baik lagi.

Komunikasi spiritual (transendental), menurut Nina Syam (2006) adalah komunikasi yang terjadi antara manusia dengan Tuhan. Atau dapat pula dipahami bahwa komunikasi spiritual berkenaan dengan agama. Dalam konteks komunikasi spiritual Islam, kita dapat berkomunikasi dengan Tuhan melalui berbagai macam media yang dikenal dengan ritual ibadah, baik wajib maupun sunah, seperti amalan-amalan batin yaitu salat, berdoa zikir dan lain-lain.

Seperti salat, pada waktu salat sesungguhnya kita sedang melakukan komunikasi, yang dimana didalam pola komunikasi seperti model yang dikemukakan Lasswell. Dimana di dalam komunikasi ada penerima pesan yaitu Tuhan yang bertindak sebagai (communican), dan kita sebagai pelaku bertindak sebagai pengirim pesan yaitu (communicator), lalau sumber nya (source) adalah kejadian yang dialamai, dan media nya (channel) ialah shalat atau doa-doa yang kita baca.

Lalau bagaimana kita dapat membentuk ketennganan hati ? Yaitu tadi di awal yang sudah kita bahas, bahwa efek dari apa yang kita kerjakan selama ibadah akan memeberikan ketenangan hati dari jiwa seseorang. Nah selain itu ini dia beberapa cara komunikasi spiritual dalam Islam untuk membentuk ketenangan hati.

Zikir

Zikir adalah pujian-pujian kepada Allah, zikir juga merupakan sebuah aktivitas ibadah untuk mengingat Allah, yang berarti kita selalu mengaingat Allah di setiap langkah dan perbuatan yang kita lakukan. Dengan zikir hati kita akan menjadi lebih tenang, karena tidak ada yang bisa lebih membuat hati menjadi lebih baik.

Untuk itu tanamkan di dalam diri kita agar senantiasa berzikir baik dalam perbuatan kita maupun lisan, sehingga apa yang kita perbuat hanya untuk berharap rida Allah SWT semata dan dijelaskan dalam Alquran surah Ar-Ra’d ayat 28.

Allah SWT berfirman yang artinya :

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentaram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati maenjadi tentaram.”

Membaca, Mendengarkan, dan Mengamalkan Alquran

Di jelaskan bahwa bacaan Alquran dapat memberikan ketenangan jiwa, di dalam Alquran

Allah SWT berfirman yang artinya :

" (Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Inatlah, hanya denngan mengingat Allah hati menjadi tentram." (QS. Ar-Ra’ad ayat 28)

Dan dijelaskan juga pada al-qur’an surat Az zumar ayat 23, Allah SWT berfirman yang artinya :

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (mutu dan ayat-ayatanya) lagi berulang-ulang, gemetar karennaya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhan-Nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati merka diwatu mengaingat Allah. Itulah petunjuk Allah , dengan kitab itu dia menunjukan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, niscaya tidak ada seotang baginya pemimpinpun.”

Serta Rosullulah SAW pun bersabda yang artinya :

“ Tidak lah sesuatu kaum berkumpul di salah satu rumah (masjid) Allah, mereka membaca Al-qur’an dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketentraman, mereka mereka diliputi dengan rahmat, malaikat menaungi mereka dan Allah menyebut-nyebut merka pada makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR.Muslim)

Karena pada saat kita membaca, mendengarkan Alquran secara tidak langsung kita sedang membaca firman Allah SWT, dan ketika kita menyadarinya, akan merasakan bahwa Allah SWT sangat dekat dan hal tersebut dapat menenangkan hati, dan juga bisa meningakatkan keimanan.

Menjaga Silatu Rahim

Pada dasarnya kodrat kita memang sebagai makhluk sosial, dimana kita membutuhkan interaksi satu sama lainnya, namun tidak jarang antar sesama manusia itu terjadi perselisihan atau salah paham yang kemudian menyebabkan sebuah pertikaian. Nah ini merupakan salah satu penyebab daripada ketidak tentaraman hati. Maka kita dianjurakan untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang lain, Rosullulah SWA bersabda yang artinya :

“ Barang siapa menjamin untuk satuperkara , aku jamin untukanya empat perkara. Hendaklah dia bersiraturahim(menjadikan hubungan baik) niscaya keluarganya akan mennintainya, diperluas bagainya reseki, ditambah umurnya, dan Allah SWT memasukan kedalam surag.” (HR. Ar-Rabii)

Nah itu dia tadi beberapa cara untuk menenangkan hati kita dengan komunikasi spiritual dalam islam, dan masih banyak cara lainnya yang diajarkan oleh islam untuk menennagkan hati. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan bisa lebih meningkatakan iman kita kepada sang pencipta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel