Komunikasi Verbal adalah Bentuk Komunikasi dengan Lisan atau Tulisan, Berikut Penjelasannya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Komunikasi verbal adalah salah satu jenis komunikasi berdasarkan cara penyampaiannya. Komunikasi verbal tentunya sangat penting bagi kehidupan sosial manusia. Komunikasi membantu kamu mengerti dan memahami satu sama lain.

Menurut KBBI, komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Hal ini juga berarti hubungan atau kontak. Komunikasi merupakan syarat terjalinnya hubungan sosial antarmanusia.

Komunikasi verbal adalah komunikasi menggunakan simbol-simbol verbal, yaitu bahasa. Komunikasi verbal terdiri dari komunikasis secara lisan maupun tulisan. Hal ini berbeda dengan komunikasi non-verbal, yaitu komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ini adalah komunikasi menggunakan bahasa tubuh.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (31/12/2021) tentang komunikasi verbal adalah.

Pengertian Komunikasi

Pengertian Komunikasi (Photo created by freepik)
Pengertian Komunikasi (Photo created by freepik)

Sebelum mengenali komunikasi verbal adalah salah satu jenis komunikasi, kamu tentunya perlu memahami apa itu komunikasi terlebih dahulu. Secara etimologis, kata komunikasi berasal dari bahasa latin “communicare” yang artinya “menyampaikan”. Secara umum, pengertian komunikasi adalah suatu aktivitas penyampaian informasi, baik itu pesan, ide, dan gagasan, dari satu pihak ke pihak lainnya.

Sementara itu, komunikasi terjadi tentunya melalui sebuah proses. Proses komunikasi biasanya dimulai dengan adanya bahan pembicaraan yang dilontarkan oleh pembicara yang kemudian diterima oleh penerima.

Beberapa ahli memiliki pendapat berbeda tentang proses terjadinya komunikasi. Menurut James A. F. Stoner, pengertian komunikasi adalah suatu proses pada seseorang yang berusaha untuk memberikan pengertian dan informasi dengan cara menyampaikan pesan kepada orang lain.

Sementara itu, Prof. Drs. H. A. W. Widjaya berpendapat bahwa komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara individu maupun kelompok. Anderson berpendapat pengertian komunikasi adalah rangkaian langkah serah terima maksud yang terjadi dengan dinamis serta konstan berubah sesuai dengan kondisi yang berlaku.

Menurut Aristoteles, definisi komunikasi adalah usaha yang berfungsi sebagai alat warga masyarakat dalam berperan serta dalam demokrasi.

Komunikasi Verbal dan Non-verbal

Ilustrasi ngobrol, kerja di kantor, tertawa. (Photo by Brooke Cagle on Unsplash)
Ilustrasi ngobrol, kerja di kantor, tertawa. (Photo by Brooke Cagle on Unsplash)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pengertian komunikasi adalah suatu aktivitas penyampaian informasi, baik itu pesan, ide, dan gagasan, dari satu pihak ke pihak lainnya. Pesan atau informasi yang disampaikan dalam sebuah komunikasi dapat berupa komunikasi verbal atau komunikasi non-verbal.

Komunikasi verbal adalah komunikasi dengan menggunakan simbol-simbol verbal. Simbol verbal bahasa merupakan pencapaian manusia yang paling impresif. Ada aturan-aturan pada setiap bahasa yaitu fonologi, sintaksis, semantik dan pragmatis. Mengutip binus.ac.id, komunikasi verbal adalah komunikasi yang berbentuk lisan ataupun tulisan, contohnya adalah menggunakan kata-kata. Sementara itu, komunikasi non-verbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, contohnya menggunakan bahasa tubuh seperti mimik wajah dan gerakan tangan, bahkan intonasi suara dan kecepatan berbicara.

Komunikasi verbal adalah jenis komunikasi yang terbagi menjadi dua, komunikasi lisan atau oral communication (berbicara dan mendengar), dan komunikasi tertulis atau written communication (menulis dan membaca). Komunikasi verbal berupa kata-kata yang diucapkan langsung (lisan) bisa dilakukan secara langsung (face to face) atau dengan perantara media, contohnya berinteraksi menggunakan sosial media atau telepon genggam. Sementara itu, komunikasi verbal yang melalui tulisan bisa dilakukan menggunakan media seperti surat, postcard, chatting di media sosial, dan sebagainya.

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan kata-kata atau bahasa, hal ini berbeda dengan komunikasi non-verbal. Komunikasi non-verbal lebih sering terjadi dalam komunikasi secara langsung atau face to face. Tentunya kamu tidak mungkin bisa melihat ekspresi wajah lawan bicara atau mendengar intonasi suaranya saat mengirimkan chattingan. Hal ini menyebabkan komunikasi non-verbal sering menimbulkan kesalahpahaman. Contohnya, terkadang ada orang yang menggunakan emoji secara tidak tepat.

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang pada hakikatnya terkait dan saling melengkapi dengan komunikasi non-verbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi yang membuat kamu secara terus menerus mengirimkan pesan pada lawan bicara. Sementara itu, komunikasi non-verbal sering terjadi secara otomatis tanpa dikontrol.

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang tentunya dilengkapi dengan komunikasi nonverbal. Ketika kamu mengatakan satu hal, jika gerak-gerik tubuh tidak mendukung, orang tentu tidak akan percaya. Contohnya saja saat kamu berkata sudah mengerjakan PR, namun dengan nada ragu-ragu, orang lain pasti tidak akan ada yang percaya.

Fungsi Komunikasi

Ilustrasi Mengobrol dan Berdiskusi Credit: freepik.com
Ilustrasi Mengobrol dan Berdiskusi Credit: freepik.com

Selain tujuan komunikasi, penting juga untuk mengenali fungsi-fungsinya. Ada banyak sekali fungsi komunikasi yang dapat dirasakan manusia, baik itu secara individu maupun secara organisasi. Fungsi komunikasi adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Alat Kendali. Fungsi komunikasi yang pertama adalah sebagai alat kendali atau kontrol. Dalam hal ini alat kendali berarti dengan komunikasi maka perilaku individu dapat dikontrol dengan penyampaian aturan yang harus dipatuhi.

2. Sebagai Alat Motivasi. Komunikasi yang baik dan persuasif dapat meningkatkan motivasi seseorang dalam melakukan sesuatu. Menyampaikan informasi yang dapat diraih dalam kehidupan akan membangun motivasi seseorang.

3. Sebagai Ungkapan Emosional. Berbagai perasaan yang ada di dalam diri seseorang dapat diungkapkan kepada orang lain dengan cara berkomunikasi. Emosi ini bisa persaan senang, marah, kecewa, gembira, dan lain-lain.

4. Sebagai Alat Komunikasi. Dengan berkomunikasi maka kita dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh orang lain atau kelompok sehingga dengan informasi itu maka proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan baik.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel